Suara.com - Mantan Kiper Tim Nasional Indonesia, Kurnia Meiga, tengah dalam kesulitan akibat penyakit mata yang dideritanya sejak 2017 lalu. Demi biaya berobat, dia rela menjual medali dan sederet penghargaan yang pernah diraih semasa bermain sepak bola.
Beruntung, Ketua Umum PSSI Erick Thohir gerak cepat membantu setelah mengetahui kabar tersebut. Bahkan, Erick Thohir langsung kirim dokter untuk Kurnia Meiga sebagai langkah awal dalam mengetahui kondisi kesehatan legenda Arema FC tersebut.
Perhatian dan bantuan yang diberikan Erick Thohir kepada Kurnia Meiga diapresiasi oleh banyak kalangan, termasuk para suporter di tanah air. Mereka menilai Erick Thohir memiliki kepedulian tinggi akan nasib dan kesulitan mantan pemain nasional pasca kariernya usai.
Sekjen Presidium Nasional Suporter Sepak bola Indonesia (PNSSI) Richard Achmad mengaku terharu atas kepedulian Erick Thohir. Pasalnya, baru di era kepemimpinan PSSI sekarang Kurnia Mega mendapatkan perhatian sejak sakit yang dideritanya selama kurang lebih 6 tahun.
Menurut Richard, Erick Thohir sedang menunjukkan cara memanusiakan manusia yang perlu dicontohkan oleh setiap orang. Perhatian Erick Thohir kepada Kurnia Mega bukanlah sesuatu yang baru, karena hal serupa sudah dilakukan oleh Erick Thohir setelah terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Februari kemarin, kepada insan sepak bola di Indonesia.
“Kalau menurut saya sih Erick itu kepengen bahasanya memanusiakan manusia, yang memang secara aspek respeknya bahwa tidak hanya Kurnia Mega, tetapi legend yang lain coba dikasih reward lah. Mungkin yang sebelum-sebelumnya ke pengurusan lain tidak begitu memperhatikan Kurnia Mega, tidak memperhatikan wasit Liga 2 dan seterusnya,” kata Richard Achmad kepada wartawan, Rabu (24/5).
Mantan Ketua The Jakmania itu menilai, langkah kemanusiaan Erick Thohir kepada para legenda Timnas Indonesia ini semata-mata untuk memperbaiki nama PSSI yang dari dulu tidak begitu memberikan perhatian kepada orang-orang yang pernah berjuang atas nama merah putih, baik di pentas Asia maupun Dunia.
“Erick menyampaikan ke publik bahwa dia mewakili PSSI agar bisa memberikan perhatian kepada para legenda, atau mungkin negarawan yang pernah memberikan spirit semangat untuk merah putih di ajang apapun melalui sepak bola,” ucapnya.
Richard juga menilai kepedulian Erick Thohir tulus dan nyata. Hal itu terbukti dengan menerjunkan langsung tim dalam memberikan bantuan kepada Kurnia Meiga untuk mengatasi kesusahan finansial demi mengobati penyakitnya.
Baca Juga: Erick Thohir Bicara Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina
“Memang harus cepat karena menurut saya sih perhatian itu jangan hanya lip service aja, tapi harus konkret memang, artinya datang apa kasusnya, apa yang perlu dibantu, kalau sudah tahu perlunya ini ya sudah turunkan tim gitu, walaupun Pak Erick tidak ada di lokasi tetapi tim yang bekerja itu yang penting,” jelasnya.
Dikatakan Richard, perhatian besar Erick Thohir kepada Kurnia Mega ini mendapat apresiasi tinggi dari para tokoh suporter klub Arema Malang atau Aremania.
Untuk itu, lanjut Richard, kepedulian Erick Thohir dan dukungan dari Aremania ini bisa menjadi jalan keluar untuk perdamaian antara suporter dan klub kebanggaan mereka, sekaligus menyelesaikan masalah tragedi Kanjuruhan Malang.
“Mudah-mudahan yang dilakukan Pak Erick lewat penanganan Kurnia Mega, teman-teman (Aremania-red) bisa menyelesaikan masalah, bukan berarti menginginkan kasus Kanjuruhan dilupakan ya, tetapi memang perlu ada pandangan sisi lain begitu, baru akan membuka dialog-dialog berikutnya,” bebernya.
“Karena memang ada tadi sisi baiknya, saya baru dari puncak turun ada spanduk yang memang ada tulisan bahwa Pak Erick tidak akan lupa terhadap tragedi Kanjuruhan, menyatakan komitmen itu ada yang artinya dia akan tetap coba berusaha versinya Pak Erick dengan teori dan seperti apa, yang pasti Pak Erick punya langkah-langkah jitu,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini dokter dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) telah menangani Kurnia Mega untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Mantan kiper Arema FC itu mengalami gangguan penglihatan yang memaksanya pensiun dini dari sepak bola sejak Agustus 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri