Suara.com - Laju indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia pada bulan Mei 2023 makin jinak saja, tercatat pada bulan tersebut Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasinya hanya 4 persen secara year on year (yoy).
Inflasi ini lebih rendah jika dibandingan dengan bulan April 2023 yang tercatat sebesar 4,33 persen yoy.
"Pada Mei 2023 terjadi inflasi sebesar 4 persen secara tahunan (year on year/yoy)," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini dalam konferensi pers virtualnya, Senin (5/6/2023).
Sementara secara bulanan inflasi tercatat 0,09 persen. Juga lebih rendah dibandingkan April 2023 yang sebesar 0,33 persen.
Dari 90 kota yang dipantau BPS, 77 kota mengalami inflasi dan 13 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi ada di Tanjung Pandan sebesar 1,28 persen dan deflasi tertinggi ada di Kota Kupang sebesar minus 0,79 persen.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan tertinggi terjadi pada transportasi sebesar 10,62 persen dengan andil 1,29 persen. Lalu disusul oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,27 persen dengan andil 1,13 persen.
Selanjutnya, inflasi tertinggi ketiga terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,48 persen dan andilnya 0,48 persen.
"Jika dilihat dari komoditasnya penyumbang terbesar inflasi Mei 2023 adalah bensin andil 0,91 persen, beras andil 0,38 persen, dan rokok kretek filter andil 0,23 persen, kemudian kontrak rumah andil 0,13 persen, dan bahan bakar rumah tangga andil sebesar 0,13 persen," jelasnya.
Menurut Pudji, jika dilihat dari polanya, inflasi tahunan konsisten menurun sejak Maret 2023. Di mana pada Februari masih tercatat sebesar 5,47 persen dan setelah itu turun di bawah 5 persen.
Baca Juga: Badan Pusat Statistik akan Gelar Sensus Pertanian, Begini Ajakan dari Wakil Bupati Sumedang
Begitu juga dengan laju inflasi inti tahunan tercatat sebesar 2,66 persen, lebih rendah dari April 2023 yang 2,66 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil tarif kontrak rumah, sewa rumah, biaya perguruan tinggi, emas/perhiasan dan upah asisten rumah tangga.
Sedangkan, inflasi tahunan untuk harga yang diatur pemerintah tercatat 9,52 persen, lebih rendah dibandingkan April 2023 sebesar 10,32 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Inflasi Tinggi Mengancam di Awal 2026, Apa Dampaknya?
-
Nama-nama di Balik Bursa Kripto ICEX, Benarkah Ada Haji Isam dan Happy Hapsoro?
-
Dilema Pengetatan Defisit APBD 2026: Antara Disiplin Fiskal dan Risiko Penurunan Belanja
-
Kelanjutan Proyek PLTN Tinggal Tunggu Perpres dari Prabowo
-
Tak Terbukti Dumping, RI Bisa Kembali Ekspor Baja Rebar ke Australia
-
Penggunaan SPKLU PLN Naik Hampir 500 Persen Saat Libur Nataru
-
Aturan Baru Soal Akuntan Dinilai Buka Peluang Kerja untuk Gen Z
-
Purbaya Siapkan Pembangunan Sekolah Terintegrasi Impian Prabowo, Apa Itu?
-
Ganti Jibor dengan INDONIA, BI Mau Buat Pasar Keuangan Lebih Transparan
-
Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000