Suara.com - Direktur PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK), Ari Wijaya, pada Jumat (9/6/2023) lalu mengunjungi empat pekerja yang mengalami kecelakaan kerja di Gathering Station (GS) 1 Minas pada hari Kamis (8/6/2023). Tujuannya adalah untuk memberikan perhatian dan memastikan bahwa para pekerja tersebut mendapatkan perawatan medis terbaik.
"Alhamdulillah, saat ini para pekerja berada dalam kondisi stabil dan sedang mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tim dokter spesialis," ujar Aswin Saputra, Communications & Community Relations PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK), kepada ANTARA di Pekanbaru pada hari Minggu (11/6/2023).
Ia menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang telah membantu dalam proses pertolongan pertama dan evakuasi sehingga keempat korban dapat segera ditangani dan mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, dua pekerja telah diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan rawat jalan, sementara dua pekerja lainnya masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru, Riau.
"Semua kegiatan operasional tetap berjalan normal, sementara tim EFK-PHR terus melakukan investigasi dan menyelidiki kejadian ini," katanya.
Perusahaan ini juga berkomitmen untuk berkolaborasi dan bersikap terbuka dengan para pemangku kepentingan di wilayah tersebut sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, dengan memperhatikan koridor peraturan dan hukum yang berlaku.
Selain itu, EFK berharap bahwa investigasi dapat dilakukan dengan baik dan menyeluruh, sehingga dapat diambil langkah-langkah perbaikan dan mitigasi risiko yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Untuk kejadian ini, telah dilakukan 'safety stand down', yaitu menghentikan sementara aktivitas kerja untuk fokus pada masalah keselamatan. Selain itu, kami juga mengadakan doa bersama untuk mendoakan kesembuhan para korban," tambahnya.
Aswin juga menyampaikan bahwa PHR sering kali melakukan sosialisasi dan menegaskan komitmen bersama dalam penerapan aspek Keselamatan, Kesehatan, dan Kelestarian Lingkungan (HSSE) dengan mengikuti aturan Golden Rules (Patuh, Intervensi, dan Peduli).
Baca Juga: Ganjar Pranowo Datangi Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Kerja di Kantor Pemprov Jateng
"EFK selalu berkomitmen untuk mematuhi dan menerapkan peraturan Kesehatan, Keselamatan, Kerja, dan Lingkungan (K3L) dalam semua aktivitasnya," tegas Aswin.
PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) merupakan anak perusahaan dari PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina. EFK bergerak di bidang jasa minyak, gas, dan energi terbarukan. EFK memiliki keunggulan dalam jasa alat-alat minyak, fabrikasi, rekayasa, pengadaan & konstruksi (EPC), serta pemeliharaan dan perawatan terintegrasi di sektor minyak dan gas.
Hingga saat ini, EFK telah melayani berbagai perusahaan minyak dan gas, baik dari dalam negeri maupun internasional, termasuk Pertamina Group, Chevron, dan perusahaan minyak terkenal lainnya.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Kerja di Pabrik Gula Kebonagung Disorot Publik, Ternyata Bukan Pertama Kali
-
Polisi Akhirnya Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Tewasnya Pekerja di PHR
-
Wamenaker: Penerapan Norma K3 Wujud Keberlangsungan Usaha
-
Dua Pekerja di Bengkalis Kritis Alami Luka Bakar, Penyebab Masih Diselidiki
-
Ganjar Pranowo Datangi Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Kerja di Kantor Pemprov Jateng
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya