Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Uzbekistan. Sejumlah misi telah dipegang oleh Wapres untuk mengunjungi Uzbekistan.
Menggunakan Pesawat Garuda Indonesia-2 Airbus 330, Wapres dan rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Islam Karimov Tashkent, Uzbekistan.
Setelah menempuh penerbangan sekitar 10 jam 15 menit, Wapres dijadwalkan tiba di Tashkent, Uzbekistan pada pukul 18.15 waktu setempat.
Keesokan harinya, Selasa (13/06/2023), Wapres diagendakan bertemu dengan para diaspora Indonesia. Selain bertemu dengan para diaspora Indonesia di Uzbekistan, Wapres juga akan menerima para pelaku usaha industri halal Uzbekistan
Kemudian, Wapres dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Uzbekistan Abdulla Nigmatovich Aripov di Gedung Kabinet Menteri Uzbekistan, untuk membahas isu-isu strategis, khususnya mengenai peningkatan kerja sama antarkedua negara.
"Ini adalah peningkatan kerjasama terutama di bidang ekonomi. Ada informasi terakhir Uzbekistan itu ingin membuka hubungan yang terkait dengan transportasi udara langsung dari Uzbekistan ke Jakarta. Dan juga berharap agar visa on arrival dari Jakarta bisa segera dibuka, itu harapannya," ujar Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi merangkap Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi yang dikutip, Senin (12/6/2023).
Pada hari selanjutnya, Rabu (14/06/2023) Wapres juga akan menilik rekam jejak peradaban Islam di Islamic Civilization Center dan juga Hazrati Imam Complex yang berada pada satu wilayah yang sama.
Di Ibu Kota Uzbekistan ini, Wapres juga akan meninjau salah satu tempat yang berisi sejarah Uzbekistan di Museum Amir Timur.
"Ini adalah kunjungan punya latar belakang historis dan peradaban. Sebagaimana kita ketahui, Uzbekistan adalah negara yang punya sejarah panjang. Sejarah panjang dalam bidang intelektual yang berhubungan dengan ilmu-ilmu keagamaan keislaman dan sains," kata Masduki.
Selain berkunjung ke Kota Tashkent, selama di Uzbekistan Wapres juga diagendakan singgah di Kota Samarkand. Samarkand merupakan salah satu kota bersejarah di Uzbekistan karena dianggap sebagai persimpangan budaya dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
-
Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia
-
Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz
-
Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal
-
Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya