Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka tak berdaya pada hari ketiga pekan ini. Pada pembukaan perdagangan, Rabu (21/6/2023) indeks saham melemah 0,03 persen ke level 6.653.
Mengutip data RTI, sebanyak 190 saham berada di zona hijau, 129 saham merah dan 212 saham mendatar. Pada perdagangan Selasa, IHSG ditutup melemah sebesar 0,38 persen atau 25,6 poin di level 6.660.
Sejumlah pengamat pasar modal mengungkapkan bahwa indeks masih belum beranjak dari fase konsolidasi.
Di sisi lain, sentimen jelang rilis data tentang tingkat suku bunga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pola gerak IHSG.
Meski demikian momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian terutama untuk emiten-emiten yang memiliki fundamental kuat.
"IHSG belum beranjak dari fase konsolidasi," kata CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya dalam risetnya.
William memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.742 hari ini.
Dirinya pun merekomendasikan sejumlah saham dengan fundamental yang cukup kuat untuk bisa dipantau sejumlah investor yakni HMSP, BBCA, UNVR, TBIG, KLBF, PWON, ASRI, CTRA, dan SMRA.
Baca Juga: IHSG Masih Merana, Investor Diminta Bidik Saham dengan Fundamental Kuat
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang