Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) turut meramaikan gelaran Indonesia Human Resources Summit (IHRS) ke-13.
Konferensi tahunan bergengsi yang digelar oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) kali ini mengusung tema “Redefining Human Capital: Inspiring People to Take Action: Think B.I.G, Win B.I.G.”
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PIS Surya Tri Harto turut hadir sebagai salah satu pembicara di gelaran IHRS ke -13 ini. Dalam paparannya, Surya mengangkat isu transformasi dalam pengelolaan SDM di PIS sebagai Subholding Integrated Marine Logistics dari Pertamina untuk mengembangkan bisnis sekaligus menerapkan prinsip prinsip bisnis berkelanjutan.
Surya menjelaskan bagaimana pengelolaan SDM mampu mendorong pertumbuhan bisnis, terutama untuk bisnis PIS yang terbukti mencetak kinerja positif dan semakin ekspansif di pasar global pada 2022.
“PIS dalam hal ini harus mampu menjawab tantangan bisnis, terutama dari aspek Human Capital di tengah transformasi bisnis perusahaan untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan marine logistik terkemuka di Asia,” ujar Surya saat menyampaikan paparannya yang bertajuk “How Pertamina Subholding Integrated Marine Logistics Address the Changing HR Landscape” ditulis Kamis (22/6/2023).
Dalam gelaran IHRS kali ini, PIS juga turut berpartisipasi dalam booth pameran yang bersinergi dengan Subholding lainnya di Pertamina Group. Termasuk dalam hal ini, PIS juga turut memajang hasil inovasi berupa teknologi simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) yang dikembangkan oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha PIS, melalui media virtual reality (VR) yang menjadi daya tarik pengunjung booth PIS.
IHRS Summit 2023 menghadirkan lebih dari 50 pembicara nasional maupun internasional, dimeriahkan oleh sebanyak 65 perusahaan terkemuka di Indonesia dan 1074 peserta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2
-
Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz
-
Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf
-
14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran
-
Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah
-
Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini
-
Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I
-
Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?
-
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026
-
Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah