Suara.com - Jelang penutupan perdagangan akhir pekan ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak melemah melanjutkan tren pelemahan kemarin.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya mengatakan IHSG masih terlihat akan berada dalam fase konsolidasi pasca rilis data perekonomian terkait tingkat suku bunga acuan.
"Potensi pergerakan masih terlihat akan berada dalam tekanan yang bersifat teknikal koreksi," kata William dalam analisanya.
Meski demikian momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan investor baik jangka pendek, menengah hingga panjang.
William memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.742 hari ini.
Ia pun merekomendasikan sejumlah saham yang layak untuk diperhatikan oleh para investor seperti halnya saham UNVR, WIKA, PWON, HMSP, BBCA, BBNI, TLKM, EXCL, dan TBIG.
Sebelumnya, IHSG ditutup terkoreksi 0,75 persen atau turun 50,36 poin ke level 6.652,26. IHSG bergerak pada rentang 6.652,26 sampai 6.717,97 pada perdagangan hari ini.
Sebanyak 214 saham menguat, 298 saham terkoreksi, dan 235 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.476 triliun.
Baca Juga: Kasus Korupsi Akusisi Saham PT Bukit Asam Rugikan Negara Rp 100 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama
-
Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor
-
Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya
-
Demi Coretax, Purbaya Izinkan Ditjen Pajak Perbanyak Jabatan Baru
-
IHSG Meroket ke Level Tertinggi, Apa Saja Saham yang Cuan?
-
Bali Dituding Sepi, Begini Data Pelancong Asing di RI
-
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
-
Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial
-
Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740
-
Purbaya Perpanjang Insentif PPN 100% Rumah dan Apartemen hingga Akhir 2026