Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dari pekerja yang meninggal dunia di Lampung Utara. Penyerahan didampingi langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin di Kantor Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara pada Senin (19/6/2023).
Dalam beberapa kesempatan yang sama Muhadjir Effendy selalu berpesan agar pemerintah daerah terus memperluas jangkauan program jaminan sosial kepada seluruh pekerja baik pekerja formal maupun informal.
Dirinya mengatakan, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mencegah masyarakat pekerja dan keluarganya jatuh menjadi keluarga miskin baru ketika dirinya mengalami guncangan ekonomi akibat kecelakaan kerja ataupun krisis ekonomi, termasuk PHK, maka bantalan utama yang bisa menjadi taruhan bagi keberlangsungan kehidupan layak mereka adalah Jamsostek.
Selain menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan, Muhadjir juga turut menekankan agar seluruh stakeholders di Kabupaten Lampung Utara terus bahu-membahu menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu fokus utama selain meningkatkan coverage perlindungan Jaminan Sosial, pemerintah harus fokus dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya.
"Saya juga akan ikut membantu mengatasi stunting di Kabupaten Lampung Utara ini dengan menjadi Bapak Asuh untuk lima orang anak stunting sebagai contoh bagi pejabat yang lain untuk ikut berperan aktif," ucapnya.
Sementara itu Direktur Kepesertaan, Zainudin menyampaikan penyerahan santunan bersama dengan Menko PMK ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergi bersama untuk terus peduli dan aktif mendorong pekerja agar terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami terus mengabarkan berita baik ini kepada seluruh lapisan masyarakat pekerja, kita ingin semua pekerja aware dan segera mendaftarkan dirinya agar ketika risiko pekerjaan datang, pekerja dan keluarganya sudah ada yang melindungi, yaitu negara melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Zainudin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Utara Budi Utomo, Ketua DPRD Lampung Utara Wansori, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dan Camat Kotabumi Nujum Masya beserta jajarannya. Total santunan yang diserahkan kepada 5 ahli waris berjumlah Rp459 juta yang terdiri dari santunan Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan juga manfaat beasiswa pendidikan anak.
Menutup keterangannya kepada media, Zainudin mengatakan pihaknya akan berfokus pada pekerja di ekosistem desa, pasar, e-commerce dan UMKM, serta yang terakhir ekosistem pada pekerja rentan seperti pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, pekerja miskin dan pekerja yang masuk dalam golongan tidak mampu.
Baca Juga: 12 Langkah Cara Mudah Mendapatkan Dana Siaga BPJS Ketenagakerjaan
“Kami akan fokus pada pekerja informal yang memang jumlahnya sangat banyak, kampanye komunikasi kami “Kerja Keras Bebas Cemas” juga terus kami sampaikan ke pelosok tanah air, agar setiap orang dengan profesi dan pekerjaan apapun mengerti makna pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. semakin banyak yang terlindungi maka semakin banyak lagi pekerja Indonesia yang sejahtera,” tutup Zainudin.
Berita Terkait
-
Menko PMK Muhadjir Soal Polemik Ponpes Al-Zaytun: Sensitif, Harus Hati-Hati
-
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak secara Online, Ikuti Langkahnya!
-
Profil Muhadjir Effendy, Tokoh Muhammadiyah Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
-
Terus Meningkat, Kini 85 Ribu Pekerja Rentan di Kabupaten Tangerang Dilindungi BPJAMSOSTEK
-
Sampai Rp12 Juta! Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat Beasiswa Pendidikan, Begini Syarat Klaimnya
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Hanya Kejar Cuan, Emiten TAPG Kerek Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar Operasional
-
BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap
-
AS Mau Angkat Kaki dari Iran, Harga Minyak Dunia Meluncur 2,5%
-
Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran Daerah, Wajib Lapor Tiap 2 Bulan
-
Wajib ke Kantor! Ini Daftar Jabatan dan Unit ASN Daerah yang Tidak Boleh WFH
-
Donald Trump: AS Segera Angkat Kaki dari Iran
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global