Suara.com - Kabar mengenai kericuhan yang terjadi di Perancis tentu sudah mulai diberitakan di berbagai media. Kerusuhan dan pengrusakan ini terjadi pasca kematian Nahel M, yang berusia 17 tahun, yang bekerja sebagai sopir untuk jasa pengiriman makanan.
Tentu pertanyaan ini wajar diajukan dan ada dalam benak orang-orang yang awam atas kejadian di Perancis. Sekilas tentang sosok dan kehidupan Nahel M, serta kronologi penembakan yang berujung maut padanya, bisa Anda cermati di sini.
Siapa Sebenarnya Nahel M?
Nahel, diketahui adalah seorang anak tunggal yang dibesarkan oleh sang ibu. Nahel bekerja sebagai supir untuk jasa pengiriman makanan, dan namanya cukup populer di komunitas tempatnya tinggal karena ia juga bermain dalam liga rugby.
Karena harus bekerja dan aktif di liga rugby, pendidikannya cukup kacau. Terdaftar sebagai siswa di perguruan tinggi di Suresnes untuk menjadi ahli kelistrikannya, catatan presensi dari pemuda ini dinilai tidak terlalu baik.
Nahel juga tercatat sebagai bagian dari program integrasi untuk remaja yang kesulitan di sekolahnya. Program ini di bawah naungan yayasan Ovale Citoyen. Ketua yayasan, Jeff Puech, menjadi salah satu orang yang paling mengenal Nahel.
Ia mengatakan, Nahel adalah salah satu pemuda yang menganggap rugby sebagai motivasi hidupnya. Sosoknya dikenal tidak memiliki catatan kriminal, tidak suka berdekatan dengan kenakalan remaja, obat-obatan, dan sebagainya.
Dekat dengan sosok sang ibu, Nahel selalu mencium ibunya sebelum berangkat kerja.
Kejadian yang Dialami Nahel M
Baca Juga: Kylian Mbappe Dipandang Sebagai Pemain Medioker di Amerika Latin, Setujukah?
Kejadian bermula ketika Nahel gagal berhenti, saat mobil yang dikendarainya berada di jalur bus. Dua petugas kepolisian kemudian mengejar mobil Nahel dalam kemacetan lalu lintas. Setelah tertangkap, mobil Nahel dinilai hendak kabur.
Seorang petugas kepolisian yang sudah berada dekat dengan jendela pengemudi kemudian melepaskan tembakan jarak dekat ke arah Nahel. Tembakan ini langsung mengenai dada dan lengan kirinya. Tidak lama setelah kejadian, Nahel meninggal dunia.
Setelah penyelidikan, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa tembakan yang dilontarkan tersebut tidak memiliki maksud untuk menghilangkan nyawa, hanya agar Nahel tidak kabur dan mencelakakan pihak lain yang berkendara di area tersebut.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
6 Fakta Kerusuhan Prancis: Dipicu Kematian Remaja 17 Tahun, Ribuan Orang Ditangkap
-
Siapa Nahel M? Remaja 17 Tahun yang Kematiannya Picu Kericuhan di Prancis
-
Prancis Membara Pasca Polisi Tembak Mati Remaja Keturunan Aljazair, Massa Bakar dan Lakukan Penjarahan
-
Mahfud MD Data 136 Eksil yang Akan Dipulihkan Haknya, Sebagian Besar Korban Peristiwa 1965
-
Kylian Mbappe Dipandang Sebagai Pemain Medioker di Amerika Latin, Setujukah?
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- 10 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Terdekat di Jakarta
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
Terkini
-
Catat! Kemenhub Keluarkan Jadwal WFA Selama Mudik
-
Daya Beli Lesu, Pemerintah Pede Bidik Perputaran Uang Belanja Rp53 T di Ramadan dan Lebaran
-
DAMRI Kerahkan 1.800 Bus, Bidik 2,7 Juta Penumpang Mudik Lebaran 2026
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 135,7 Triliun per Februari 2026
-
Danantara Pilih Perusahaan China Garap Proyek WTE di Bekasi dan Denpasar
-
Program MBG Diklaim Ringankan Dompet Warga
-
Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring
-
Ini Cara Mudah Cek THR Pensiunan, PT Taspen: Waspadai Penipuan!
-
Laporan Citi GPS: AI dan Blockchain Jadi 'Senjata' Baru Hadapi Volatilitas Perdagangan Global
-
BI Kejar Target Inklusi 98 Persen, Perry Warjiyo: Literasi Jadi Tameng Kejahatan Digital