Suara.com - Baru-baru ini, penjaga toko inisial MR (20) di Sentul Jaya, Tangerang, diamankan oleh polisi karena diduga menjual tramadol dan hexymer tanpa izin. Padahal obat-obatan tersebut masuk dalam dilarang dikonsumsi tanpa resep.
Adapun penangkapan tersebut berawal dari laporan warga setempat tentang adanya toko yang menjual obat terlarang. Dari laporan tersebut, pihak kepolisian pun langsung menyelidiki dan mengamankan si penjaga toko serta barang buktinya.
Hexymer adalah obat yang ditujukan untuk membantu mengurangi kekakuan otot, mengurangi produksi keringat dan air liur yang berlebihan, serta meningkatkan kemampuan berjalan pada individu yang menderita penyakit Parkinson.
Dikutip dari MayoClinic, obat-obatan antikolinergik juga memiliki kemampuan untuk menghentikan kejang, seperti kejang otot pada punggung, leher, dan kejang di area mata yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan psikiatri.
Tramadol adalah jenis obat penghilang rasa sakit yang digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga parah, contohnya setelah operasi atau cedera serius.
Harga Tramadol dan Hexymer
Mungkin masih ada yang belum tahu apa itu obat Hexymer dan Tramadol. Jadi, Hexymer ini merupakan obat untuk gejala penyakit parkinson atau gerakan tremor efek obat psikiatri tertentu. Sedangkan tramadol merupakan obat pereda rasa sakit yang kuat dan termasuk kelompok obat narkotika.
Meskipun kedua obat tersebut mempunyai manfaat yang baik tubuh, namun kedua jenis obat ini juga termasuk obat yang dilarang karena hanya bisa dikonsumsi atas resep dokter. Untuk harganya kisara Rp 65rb – 75rb per strip atau mungkin bisa kurang atau lebih harganya.
Alasan Hexymer dan Tramadol Dilarang Dikonsumsi Tanpa Resep
Baca Juga: Sudah Selesai Rehabilitasi, Ammar Zoni Segera Disidangkan di PN Jakarta Selatan
Hexymer dan tramadol ini berfungsi untuk menangani penyakit tertentu. Namun, ada beberapa orang yang menyalahgunakan fungsi dari kedua obat ini sebagai narkoba yang menyebabkan kecanduan. Itulah mengapa, untuk mengonsumsi obat ini butuh resep dokter.
Selain itu, ada beberapa efek samping lainnya dari mengonsumsi obat Hexymer mulai dari yang ringan hingga berat. Untuk gejala efek sampig ringan seperti mulut kering, pusing, penglihatan kabur, mual, gugup, sembelit, mengantuk, dan sulit buang air kecil.
Dalam beberapa kasus, mengonsumsi hexymer juga bisa memicu efek samping bahkan berpotensi mengancam jiwa. Untuk beberapa efek samping tingkat berat seperti halusinasi, paranoid, detak jantung tak teratur, glaukoma, kulit terasa panas kering, sembelit parah, sakit buang air kecil, dan reaksi sistem saraf.
Sedangkan efek samping untuk obat tramadol secara umum yaitu sembelit, mual, muntah, sakit perut, pusing, mengantuk, kelelahan, sakit kepala, dan gatal. Untuk efek samping tingkat berat seperti sulit bernafas jantung melemah, pusing parah, kejang-kejang, dan kadar kortisol rendah.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Profil 5 Gembong Narkoba di Ekuador, Terlibat Penembakan Capres Fernando Villavicencio?
-
Ratusan Warga di Karawang Kecanduan, Kenali Bahaya Obat Tramadol Bagi Tubuh
-
Viral Video Zul Zivilia Ada di JIExpo Kemayoran Padahal Lagi Dipenjara, Istri: Kemarin Itu...
-
Jejak Kontroversi Anak Hakim Suhadi: Danu Arman Pernah Terciduk Nyabu di Ruang Kerja
-
Sudah Selesai Rehabilitasi, Ammar Zoni Segera Disidangkan di PN Jakarta Selatan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK
-
BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu
-
Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China