Suara.com - Dalam rangka ekspansi bisnis dan memperkuat sinergi pelaku usaha, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk fasilitas pembiayaan bagi pelanggan polimer domestik Chandra Asri.
Kolaborasi pemberian fasilitas pembiayaan ini menjadi program optimalisasi transaksi wholesale dalam mendukung akuisisi transaksi value chain yang dirancang khusus oleh BRI untuk sektor industri petrokimia nasional.
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk pengembangan bisnis yang kuat antara BRI dan Chandra Asri, serta komitmen BRI dalam memberikan financial solution terintegrasi dan inovatif bagi pelanggannya.
“Kerja sama ini mendorong BRI untuk memberikan layanan secara berkesinambungan dalam ekosistem bisnis Chandra Asri dari hulu ke hilir sehingga dapat menciptakan nilai tambah di segmen menengah, ritel, hingga mikro,” jelas Agus.
Adapun pemberian fasilitas pembiayaan ini dilakukan untuk mendukung Pemerintah dalam memperkuat hilirisasi industri dengan mengoptimalkan pengolahan bahan baku di dalam negeri. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi dan mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor UMKM. Selain itu, keduanya optimistis hal ini dapat menunjang daya saing rantai nilai industri, mendorong stabilitas rantai pasok, dan memberikan nilai tambah pada produk petrokimia nasional.
Untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan, nantinya Chandra Asri akan menilai secara cermat pelanggan korporat. Selanjutnya, akan merekomendasikan pelanggan yang memenuhi kriteria kepada BRI untuk kemudian mendapat akses fasilitas pembiayaan tersebut. Lebih lanjut, fasilitas ini juga bisa didapatkan oleh konsumen yang membeli dari pelanggan langsung Chandra Asri.
Polymer Sales Director Chandra Asri Raymond Budhin juga mengatakan, perseroan menyambut baik kemitraan strategis dengan BRI untuk memperkenalkan program solusi keuangan ini sehingga pelanggan dapat memperoleh manfaatnya.
“Kolaborasi ini juga merupakan apresiasi bagi pelanggan kami yang telah memilih kandungan produk dalam negeri untuk mendukung bisnis mereka. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Chandra Asri untuk menjadi mitra pertumbuhan yang mampu menjawab tantangan permintaan domestik dan mendukung industri hilir Indonesia secara berkelanjutan”, ujar Raymond.
Baca Juga: Laba BBRI Meroket, Capai Rp29,56 Triliun dalam Waktu Enam Bulan
Berita Terkait
-
Tanggapi Wiljan Pluim Mangkir Latihan PSM, Ini Kata Bernardo Tavares
-
Tantang RANS Nusantara FC, Persik Kediri Utamakan Permainan Kolektif
-
5 BUMN Penyetor Dividen Terbesar Keuangan Negara
-
Tunjukkan Kinerja Positif, BRI Sukses Cetak Laba Rp29,56 Triliun
-
Cetak Laba Rp29,56 Triliun Hingga Kredit Mikro Tumbuh 11,41%, BRI Makin Tangguh
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini
-
Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi
-
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
-
OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien