Suara.com - Seorang buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK), Hudaidah menceritakan perasaan sedih dan harapannya kepada sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB).
Hudaidah yang kesehariannya harus rela mengumpulkan barang bekas demi memberi makan empat orang anaknya ini, mengaku susah mencari pekerjaan usai menjadi korban PHK oleh salah satu perusahaan di wilayah Bogor.
"Sekarang saya kerja serabutan, apa saja gitu. Ada disuruh nyuci-nyuci, kalau enggak ada, ya libur. Tapi kalau enggak ada, ngumpulin barang bekas yang bisa di jual, pokoknya agar bisa bertahan hidup untuk anak saya," ucap Hudaidah, yang suaminya telah tutup usia.
Hudaidah mengungkapkan hal itu saat bersama dengan korban PHK lainnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), menyambangi kantor DPP GBB di Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ditulis Senin (11/9/2023).
Ibu rumah tangga berumur 46 tahun itu berharap kedepannya tidak ada lagi para buruh yang menjadi korban PHK akibat pembatasan umur, efisiensi perusahaan maupun alasan lain. Sebab, korban PHK susah mencari pekerjaan kembali, terlebih susah diterima di perusahaan lain.
"Sekarang kan yang korban PHK masuk-masuk pabrik juga dalihnya karena udah umur, jadi susah diterima. Jadi kedepannya enggak ada korban PHK kayak kita, cukup kami yang udah di PHK, yang teman-teman kami enggak ada lagi," ujar Hudaidah yang dulu bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang menjahit.
Hudaidah menyakini ketika Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029, para buruh korban PHK bisa diberikan solusi seperti diberikan pekerjaan lagi, pemberian modal usaha, ataupun diberlakukan aturan terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya buruh.
"Harapanya Pak Ganjar jadi presiden, biar hidup kami yang korban PHK, bisa lebih baik," ucap warga Kab. Bogor tersebut.
Korban PHK juga dialami oleh sejumlah buruh di daerah Tangerang. Mereka di PHK dengan berbagai alasan, terutama masalah aturan perusahaan.
Baca Juga: GGB dan SPN Subulussalam Rambah Perkebunan Sawit untuk Jangkau 35.000 Pekerja
Ketua DPC FSB Garteks KSBSI Tangerang Raya, Tri Pamungkas mengatakan pihaknya telah menampung berbagai keluhan buruh yang masih aktif maupun yang menjadi korban PHK. Hal itu disampaikan kepada sukarelawan GBB untuk di diskusikan dan di carikan solusi bersama demi kebaikan mereka.
"Harapan kami pada saat kami masuk ke jaringan GBB, nanti tim GBB akan memberikan solusi kedepan, bagaimana mengurangi beban anggota kami yang terdampak PHK, apakah program UMKM atau bantuan lain, walau pun kami tidak bisa menitikberatkan 100 persen ke tim GBB," tutur Tri Pamungkas.
Tri menyatakan pihaknya menaruh harapan besar kepada Ganjar karena telah terbukti kebijakannya ketika jadi Gubernur Jawa Tengah dua periode, berpihak kepada para buruh. Ia pun telah merekomendasikan sejumlah aspirasi terkait ketenagakerjaan yang bisa jadi bahan pertimbangan ketika Ganjar menjadi Presiden 2024.
"Ya harapan kita Pak Ganjar jadi Presiden 2024," imbuh Tri.
GBB Siapkan Solusi Bagi Buruh
Ketua Umum Ganjaran Buruh Berjuang (GBB), Lukman Hakim menyatakan pihaknya telah menerima aspirasi dari para buruh dan buruh korban PHK se-Jabodetabek, yang berasal dari belasan perusahaan. Aspirasi dari para buruh akan dikemas dalam karya ilmiah oleh GBB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang
-
BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya