Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk belum sepenuhnya terbebas dari masalah keuangan yang terus mendera. Pasalnya, pemegang obligasi emiten yang bersandi saham WSKT ini masih menolak skema restrukturisasi yang ditawarkan Kementerian BUMN.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menyebut, dirinya berencana kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO), setelah adanya penolakan tersebut.
"Jadi waskita, memang pemegang obligasi belum sepakat, jadi kami lagi terus mendorong RUPO," ujar pria yang akrab disapa Tiko yang dikutip, Selasa (21/9/2023).
Menurut dia, skema yang ditawarkan Kementerian BUMN terhadap pemegang obligasi, sebagai bagian upaya penyehatan keuangan Waskita Karya. Nantinya, Tiko akan menawarkan kembali skema restrukturisasi yang terbaik kepada pemegang saham obligasi.
"Jadi kami sebenarnya menghimbau bahwa ini penawaran yang kita berikan ini penawaran yang terbaik," imbuh dia.
Tiko menambahkan, pemegang obligasi seharusnya mengukuti skema penyeselesaian utang Waskita Karta untuk kreditur perbankan, yang mana jatuh tempo pinjaman diperpanjang hingga 10 tahun ke depan.
"Kan penawaran awal kita kan disamakan dengan tenor yang di perbankan kan perbankan itu kan perpanjangannya 10 tahun, itu nah kita tawarkan sama, gitu. Karena kan nggak mungkin berbeda karena memang cash flow-nya kan mampunya seperti itu dan kita harus menunggu penyelesaian tol-tol yang belum selesai," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Rupiah Lesu, Segini Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 19 Januari 2026, Bawang Merah hingga Cabai Makin Murah
-
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton
-
Meski Naik Tipis, Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Rp 2.705.000/Gram
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Terus Ambles ke Level Rp16.987
-
Penetrasi BEV Dinilai Paling Efektif Tekan Beban Subsidi APBN
-
IHSG Masih Kuat Bertahan di Level 9.100 pada Awal Perdagangan Selasa
-
OJK Minta Perbankan Antisipasi Imbas Rupiah Anjlok
-
Rekomendasi Saham dan Ide Trading IHSG Hari Ini Menurut Para Analis
-
Keponakan Prabowo Isi Posisi Calon Deputi Gubernur BI, Juda Agung Udah Resign Sejak 13 Januari