Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaporkan adanya peningkatan pengunjung ke Sirkuit Mandalika, Lombok saat perhelatan MotoGP. Tercatat, otal penonton yang hadir selama tiga hari sejak sesi latihan Jumat (13/10) mencapai 102.929 orang.
Adapun, Jumlah terbanyak terjadi di hari balapan yang mencapai 73.129 penonton. Pada perhelatan perdana Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun 2022 jumlah penonton tercatat 102.801 penonton
Hal ini menandakan market dari balapan yang masuk kalender dunia ini mulai terpetakan. Mulai dari market para penonton yang berasal dari Jakarta, atau Jawa Timur, bahkan dari Bali dan Lombok sendiri. Hal ini harus menjadi kajian bagi pengelola Mandalika GP agar di tahun-tahun mendatang peningkatan terus terjadi," ujar Erick Thohir yang dikutip, Senin (16/10/2023).
Erick menuturkan, menurut pengakuan para pebalap, manajemen balapan seri ke-15 tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu yang merupakan MotoGP pertama di sirkuit sepanjang 4,313 kilometer.
"Kegiatan tambahan tak hanya akan mendatangkan penonton, tapi dengan adanya pameran UMKM atau sejenisnya, maka meningkatkan daya tarik dari wisatawan mancanegara dan lokal dalam memberikan dampak ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat sekitarnya," imbuh Erick.
Erick juga menambahkan dirinya menyambut positif kolaborasi dan sinergi yang dilakukan perusahaan BUMN, seperti Injourney, ITDC, Pertamina, dan BUMN pendukung lainnya sehingga balapan MotoGP tahun ini bisa berjalan dengan baik.
"Pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur telah dilakukan dengan sangat matang oleh BUMN yang terlibat sehingga penyelenggaraan MotoGP kali ini jauh lebih baik. Saya optimistis MotoGP Mandalika 2023 akan memberikan multiplier effect yang lebih luas. Jika tahun lalu dampak ekonomi nasional mencapai Rp 3,57 Triliun dari Nusa Tenggara Barat, lalu Rp 300 Miliar dari Jakarta, dan Rp 626,3 Miliar di beberapa wilayah lain, maka seharusnya jumlah meningkat tahun ini," kata dia.
Tahun ini, sirkuit Mandalika mencatat sejumlah perbaikan. Mulai dari perbaikan lintasan (track), kesiapan marshal, medical centre, fasilitas paddock, grandstand, hingga inner-circuit. Salah satunya dengan memulai pengecatan ulang kerb dan area run-off Sirkuit.
Dari total luasan 27.380 m2 , pengecatan ulang telah mencapai kurang lebih 22.000 m2. Dilakukan pula pemasangan sensor untuk area track-limit yang baru sesuai permintaan Federasi Motosports Internasional (FIM), serta timing system.
Baca Juga: Ikuti Perintah Erick Thohir, Perumnas Buka Akses UMKM untuk Lakukan Eskpor
Pihak ITDC sebagai pengelola KEK Mandalika juga telah melakukan perbaikan kawasan seperti pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur jalan kawasan sepanjang 35 km, kantong-kantong parkir dengan kapasitas 7.888 kendaraan (mobil dan motor), gate kawasan, dan pembangunan Kuta Lane sebagai landmark baru kawasan yang menjadi salah satu spot favorit bagi para wisatawan yang menghubungkan Bazaar Mandalika menuju area Kuta Beach Park (KBP).
Tak hanya itu, ITDC juga telah melakukan kesiapan infrastruktur dasar kawasan seperti; akses jalan kawasan, trotoar, Penerangan Jalan Umum (PJU), area parkir, jaringan utilitas (listrik, air bersih dan internet), Bazaar The Mandalika yang menjadi area Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), traffic management, sistem pengamanan, manajemen pemadam kebakaran, penanganan sosial dan pengendali satwa, hingga waste management dan penyediaan transportasi kawasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Insentif Rumah Diperpanjang Purbaya, Menperin Ungkap Efeknya Bagi Industri
-
Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Suliki Gunung Mas
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini
-
UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun
-
UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun
-
Pinjol Maucash Milik Grup Astra Tutup Usaha, Apa Penyebabnya?
-
Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela
-
Pakar Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Kebijakan bagi Sebuah Inovasi