Suara.com - Unilever kini menjadi perusahaan bidang FMCG yang paling dikecam dunia karena dituduh mendukung Israel yang terus menerus menghancurkan Gaza.
Padahal, perjalanan bisnis Unilever sudah berjalan seabad lebih dengan cikal bakal Lever Brother serta tidak bisa dilepaskan dari peran William Hesketh Lever. Siapakah Lever Brother?
Melansir laman resmi Liverpool Museums, William Lever lahir di Bolton, daerah dekat Manchester pada 1851. Datang dari keluarga pedagang, dia meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun untuk bergabung dengan perusahaan keluarga. Perusahaan ini awalnya fokus pada berbagai kebutuhan rumah tangga, hingga Lever mengubahnya menjadi hanya fokus pada sabun.
Dua tahun kemudian William mulai memproduksi sabun sendiri dan mendirikan perusahaan Lever Brothers bersama saudaranya, James Lever. Dia awalnya memproduksi sabun di pabrik dalam skala kecil.
Namun, pada 1888 ekspansi bisnis membuat Lever bersaudara memindahkan lokasi produksi di dekat pantai Wirral Mersey. Sabun itulah yang kini kita kenal dengan nama Sunlight. Dia juga membangun sebuah desa untuk menampung karyawan dan menamakannya Port Sunlight. Perumahan ini menjadi perumahan pekerja yang paling layak di tahun itu.
Kesuksesan perusahaan membuat Lever sangat kaya. Pada 1912 selain penghasilan rutin, Lever juga memiliki aset pribadi senilai hampir tiga juta pound. Dalam beberapa tahun, pengaruh Lever Brothers meluas dari Inggris ke Afrika Barat, Pasifik, dan Amerika Serikat. Perusahaan berkembang sampai Lever mempekerjakan 85.000 pekerja di seluruh dunia pada tahun 1925.
Tidak hanya sampai di situ, Lever mendirikan perkebunan di Kongo agar bisa memproduksi minyak sawit pribadi untuk produknya. Namun, tak banyak diketahui bagaimana kehidupan para pekerja di sana. Sebuah sumber menyatakan beberapa orang harus bekerja secara paksa.
Kesuksesan Lever Brother membawa perusahaan berubah nama menjadi Unilever. Latar belakangnya adalah penggabungan margarine merek Unie dari Belanda pada 1929 sehingga jika namanya digabungkan menjadi Unilever. Unie dan Lever Brothers tetap menjadi
dua perusahaan dengan dua set pemegang saham dan dua kantor pusat tetapi satu dewan direksi. Unilever Public Limited Company (PLC) berbasis di London dan Unilever NV (Naamloze Vennootschap, yang berarti perseroan terbatas) berbasis di Rotterdam. Meskipun berbeda secara hukum, mereka beroperasi sebagai satu perusahaan.
Baca Juga: Profil dan Biodata Ira Noviarti, Presdir PT Unilever Mengundurkan Diri Karena Alasan Pribadi
Perkembangan selanjutnya pada 1980-an, Unilever mereorganisasi Lever Brothers, membentuk tiga divisi terpisah: Divisi Produk Rumah Tangga, Divisi Makanan, dan Divisi Produk Pribadi.
Setelah akuisisi Chesebrough-Pond's Inc. oleh Unilever, Divisi Produk Pribadi Lever dipindahkan ke perusahaan ini. Divisi Makanan Lever dipisah menjadi unit operasinya sendiri, yang disebut Van den Bergh Foods, pada tahun 1989
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Unilever Milik Siapa? Produknya Kena Imbas Boikot Israel, Sahamnya Merosot
-
45 Produk Unilever di Indonesia, Masuk Daftar Boikot Pro Israel
-
Profil Pemilik Unilever dan Hubungannya dengan Israel
-
BGR Logistik Indonesia Raih Penghargaan GPS Improvement Q3 2023 dari Unilever
-
Profil dan Biodata Ira Noviarti, Presdir PT Unilever Mengundurkan Diri Karena Alasan Pribadi
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
Terkini
-
IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing
-
Danantara Siap Gas 5 Proyek Hilirisasi Rp 100 Triliun, Mulai Dibangun Februari
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini, 5 Januari 2026
-
Promo Cashback dan Diskon Listrik PLN Januari 2025
-
Saham-saham yang Cairkan Dividen Januari 2026
-
Proyeksi Harga PI Coin di Tengah Tekanan Aksi Jual Pasar 2026
-
Daftar Saham 'Kapal' Tanker dan Logistik di IHSG, Ini Alasannya Meroket Awal 2026
-
BEI Lapor Belom Ada BUMN yang Berminat IPO di Awal 2026
-
Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?
-
Jurus OJK Genjot Kredit Perbankan di 2026