Suara.com - Antler, perusahaan modal ventura memberikan pendanaan kepada startup-startup di Indonesia dalam rangka untuk mengakselerasi lanskap startup. Setidaknya, ada 10 startup yang akan diberikan Antler dengan total nilai investasi sebesar 1,25 juta dolar AS atau setara Rp 19,48 miliar.
Dengan kata lain, masing-masing startup akan mendapatkan pendanaan sebesar 125.000 dolar AS.
Partner Antler Indonesia, Agung Bezharie Hadinegoro mengatakan, dalam menghadapi dinamika pasar yang menantang tahun 2024 mendatang, Antler melihatnya sebagai peluang untuk mendukung para pendiri yang berbakat dan menciptakan dampak positif bisnis di Indonesia.
"Antler optimis dan berkomitmen untuk terus mendukung pendiri berkualitas untuk memulai perjalanan wirausaha mereka," ujarnya yang dikutip, Senin (27/11/2023).
Dalam hal ini, Antler berkomitmen mendukung para pendiri berbakat dengan ide bisnis potensial, yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam.
Antler, sebagai pelopor dalam mendukung inovasi dan perkembangan startup, terus memperkuat posisinya sebagai investor dan penyedia program residensi yang mendalam untuk mengasah ide-ide revolusioner.
Program ini bukan sekadar peluang untuk bertemu sesama calon pendiri startup, tetapi sebuah perjalanan intensif di mana visi bisnis diasah, dan konsep-konsep bisnis diuji secara cermat untuk mencapai tingkat kematangan yang diperlukan sebelum meluncurkan startup.
Antler terus membuktikan bahwa investasinya tidak hanya sebatas dana finansial, tetapi juga investasi dalam membentuk fondasi yang kokoh bagi kesuksesan jangka panjang para inovator.
Antler telah memberikan Investasi senilai USD 1,25 juta sebagai bagian dari putaran investasi terkini, dengan total investasi di Indonesia saat ini mencapai USD 5 juta untuk kurang lebih 40 startup.
Baca Juga: Strategi Exit Startup Dibongkar di Ajang CEO Speaks 2023
Dengan penambahan dana ini, dapat terlihat komitmen dalam menguatkan portofolio investasi di pasar Indonesia.
Adapun, startup-startup yang mendapatkan dana dari Antler diantaranya, Alter: Platform jejaring sosial dan kolaborasi yang dirancang untuk para gamers, Club Kyta: Solusi distribusi terintegrasi O2O untuk merek D2C dan gaya hidup, Hazana: Solusi pembiayaan halal terintegrasi untuk platform, marketplace, dan ekosistem.
Kemudian, Startup Plans: Platform bantuan kesuburan digital untuk perencanaan keluarga, Sqouts: Platform perekrutan talenta berbasis AI berbentuk percakapan, dan Loop: Aplikasi manajemen diabetes
Untuk diketahui, misi Antler adalah memberikan dampak positif bagi dunia dengan berinvestasi pada pendiri startup berkualitas tinggi.
Melalui program residensi, Antler memiliki tujuan untuk membentuk tim yang kuat, menjalin koneksi dengan komunitas global, serta memberikan akses terhadap sumber pendanaan guna mendukung ekspansi bisnis lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam