Loto melanjutkan, tahun depan Kementerian BUMN dan BUMN juga akan menyelenggarakan Bazar UMKM untuk Indonesia dan PaDi Expo di luar kota, diantaranya 6 kali di Jakarta dan 7 kali di luar kota Jakarta.
“Rencananya 6 kali Bazar dan Pameran akan diselenggarakan di Sarinah dan JCC Senayan, dan 7 kali di luar kota seperti di Bandung, Medan, Balikpapan, Bali, Makassar, Labuan Bajo, hingga Jayapura. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh BUMN pendukung, termasuk kali ini BRI dan Pelindo, serta kepada BI, Pemprov DKI Jakarta, dan Kementerian Koperasi dan UKM maupun para mitra kolaborasi BUMN atas dukungan dan kerja sama untuk terus maju dalam mendukung UMKM,” lanjutnya.
Kegiatan bazar UMKM ini merupakan komitmen dan bentuk nyata dari Kementerian BUMN serta BUMN yang terlibat, dalam pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia serta dapat mendorong pemulihan ekonomi bangsa pasca pandemi.
Bazar ini juga menjadi sarana bagi para UMKM dalam memperluas pasar baik secara luring maupun daring melalui PaDi UMKM serta dapat menambah pembeli tidak hanya B2C Business to Customer namun juga B2B Business to Business.
Selama melakukan eksplorasi ragam produk unggulan inovatif-kreatif karya UMKM dari berbagai daerah, para pengunjung yang telah memiliki akun di padiumkm.id dapat memanfaatkan voucher belanja senilai dari Rp25.000 sampai Rp200.000 dan berkesempatan memenangkan hadiah total Rp200 juta. Ragam produk unggulan hadir dalam 4 zonasi terdiri dari Produk Kuliner, Kecantikan, Kriya, dan Fesyen.
Selama hampir 1 (satu) tahun bazar berlangsung tiap bulannya, sudah 1189 UMKM yang dipertemukan dengan pembeli baru dari B2B BUMN di Indonesia melalui platform PaDi UMKM.
Dengan ini para UMKM lebih merasakan peningkatan disisi transaksi karena dengan bergabung di PaDi semakin banyak Perusahaan yang mengenal produknya.
Pada penutupan kegiatan tanggal 3 Desember 2023 Kementerian BUMN selaku penyelenggara rangkaian kegiatan Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 akan memberikan penghargaan dalam 3 kategori yaitu UMKM Nilai Transaksi Terbesar, UMKM Frekuensi Transaksi Tertinggi, dan UMKM Terfavorit.
Baca Juga: Finis 4 Besar BRI Liga 1 Jadi Target Minimum PSIS Semarang, Lolos ke Championship Series
Berita Terkait
-
Finis 4 Besar BRI Liga 1 Jadi Target Minimum PSIS Semarang, Lolos ke Championship Series
-
Prediksi Barito Putera vs Borneo FC, BRI Liga 1 Hari Ini: Head to Head, Susunan Pemain dan Live Streaming
-
Kini Jadi Pemain Persib, Statistik Mentereng Stefano Beltrame saat Gabung di Juventus Jadi Modal Besar Arungi BRI Liga 1
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan