Suara.com - Mayoritas masyarakat kini lebih memilih untuk berbelanja secara online di e-commerce. Hal ini tercermin dari hasil survei Populix yang mencatat bahwa sebanyak 54 persen masyarakat Indonesia lebih senang belanja di e-commerce.
Dalam hasil survei, kebanyakan masyarakat yang belanja online di e-commerce yaitu Gen-Z. Sedangkan, sisanya 42 persen masyarakat lebih memilih untuk tetap belanja offline, serta sisanya 4 persen belanja di social commerce.
Head of Research Populix Indah Tanip menjelaskan, dengan adanya data tersebut membuat adanya perubahan model belanja secara cepat yang tadinya offline menjadi online.
"Metode belanja lebih dari setengah masyarakat yang disurvei prefer belanja di e-commerce. Sudah menjadi kebiasaan belanja di e-commerce walaupun separuhnya mereka juga senang belanja di toko. Ada 3 persen orang yang memilih social commerce yang dilakukan gen z," ujarnya dalam konferensi pers yang dikutip, Jumat (8/12/2023).
Indah melanjutkan, Gen-Z banyak berbelanja di e-commerce karena mereka takut ketinggalan tren atau lebih dikenal FOMO (Fear Of Missing Out). Sehingga, banyak Gen-Z yang belanja di e-commerce secara masif.
"Ketika mereka (Gen Z) berbelanja, mereka lebih implusif karena sifatnya lifestyle. Berbeda dengan milenial dengan usia lebih matang, mereka akan lebih stabil tidak hanya dari income tapi juga pengeluaran," jelas dia.
Diakui Indah, memang banyak perbedaan yang timbul ketika seseorang belanja online dibanding offline. Salah satunya, belanja online lebih efisien dalam hal waktu, biaya, hingga tenaga dibandingkan belanja online.
"Belanja online juga terpengaruh oleh konsumer review, begitu juga harga yang bisa kita bandingkan dengan mudah. Bedanya dengan offline, orang kalau belanja di offline mereka butuh interaksi dengan sales yang ada di toko, mereka bisa coba (produk)," jelas dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag Kasan mengatakan, kenaikan tren belanja online ini didorong dari kenaikan penetrasi internet yang meningkat sebesar 79 persen atau sekitar 5 juta orang.
Baca Juga: ICFBE 2023 Mendorong Bisnis Keluarga dan UMKM Berwawasan Lingkungan
Dia menambahkan, ekonomi digital juga akan diproyeksikan tumbuh menjadi 23,6 persen dari PDB nasional pada tahun 2030.
"Saat ini e-commerce masih menyumbang pertumbuhan ekonomi digital dalam hal ini Bank Indonesia memperkirakan angka transaksi e-commerce mencapai Rp 533 triliun, naik sekitar 12 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun depan tentu proyeksinya jauh lebih menjanjikan, jadi cuannya lebih banyak," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu
-
Pengusaha IHT Minta Pemerintah Membina, Bukan Binasakan Industri Tembakau
-
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
Indonesia Raih Posisi Runner-up di Thailand, BRI Salurkan Bonus Atlet SEA Games 2025
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
-
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit