Suara.com - DJP (Direktorat Jenderal Pajak) menyampaikan bahwa pemadanan NIK (nomor induk kependudukan) jadi NPWP (nomor pokok wajib pajak)akan segara dilakukan. Lantas, pemadanan NIK jadi NPWP sampai kapan? Berikut ini ulasannya.
Diberitakan bahwa Pemerintah melalui JDP akan meresmikan NIK sebagai NPWP. Namun dalam pelaksanaannya, baru-baru ini pihak DJP mengumumkan adanya perubahan jadwal pemadanan NIK jadi NPWP.
Nah yang jadi pertanyaannya, pemadanan NIK jadi NPWP sampai kapan? Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini jadwalnya yang dilansir dari berbagai sumber.
Jadwal Pelaksanaan Pemadanan NIK jadi NPWP
Mengenai jadwal pelaksanaan pemadanan NIK jadi NPWP, mulanya jadwal pemadanan akan berlangsung pada tanggal 31 Desember 2023/1 Januari 2023, namun diundur jadi 30 Juni 2024/1 Juli 2024.
Adapun perubahan jadwal pelaksanaan tesebut telah tertuang dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) No 136 Tahun 2023. Selain itu, perubahan tersebut telah disesuaikan dengan waktu implementasi CTAS (Coretax Administration System).
Pihak DJP juga menyampaikan bahwa dengan adanya pengunduran jadwal tersebut, maka NPWP lama (format 15 digit) hanya bisa digunakan hingga tanggal 30 Juni 2024. Sementara untuk NPWP baru (format 16 digit atau NIK KTP) hanya bisa digunakan hingga implementasi penuh dilakukan.
Cara Pemadanan NIK Jadi NPWP
Bagi yang akan melakukan pemadanan NIK jadi NPWP, penting untuk mengetahui berikut langkah-langkah melakukan pemadanan tersebut. Nah untuk lebih jelasnya, simak berikut ini cara pemandanan NIK-NPWP yang perlu kamu perhatikan.
Baca Juga: Perbedaan NIK dan NPWP serta Alasan Mengapa Harus Dipadankan
- Pertama-tama, buka situ pajak.go.id atau djponline.pajak.go.id
- Lalu, klik ‘login’
- Kemudian ketik 15 digit NPWP dan passwordnya
- Berikutnya, buka ‘Menu Profi’ dan klik ‘Data Profil’
- Selanjutnya, tulis 16 digit NIK KTP
- Cek validasi dengan klik ‘Validasi’ dan klik ‘Ubah Profil’
- Lalu login kembali dengan format 16 digit NIK dan password yang sama seperti sebelumnya
- Jika login berhasil, maka validasi selesai dilaksanakan.
Sebagai informasi tambahan, sampai tangga; 7 Desember 2023, ada total 59,56 juta NIK-NPWP yang sudah berhasil dipadankan. Total 55,76 juta NIK-NPWP tersebut telah dipadankan dengan sistem, sedangkan 3,80 juta dipadankan dengan WP.
Demikian ulasan mengenai pemadanan NIK jadi NPWP sampai kapan lengkap dengan jadwal dan cara melakukan pemadanan NIK jadi NPWP yang penting untuk diketahui.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek