Suara.com - Muhammad Zinedine Alam Ganjar mengajak sejumlah pengikutnya di instagram untuk kumpul bareng saat dirinya tengah berada di Yogyakarta.
Mulanya, Alam mengajak followersnya untuk berkumpul bersama melalui tautan yang dirinya posting di story instagram. Postingan tersebut direspon oleh pengikutnya yang berdomisili di Yogyakarta.
Mayoritas pengikutnya merupakan perempuan yang berprofesi sebagai pelajar. Antusias tersebut disambut baik oleh para pengikut Alam di instagram.
"Semalam aku coba kabarin temen-temen followers ku di instagram dan ngajak mereka main bareng dengan cara mereka ngisi daftar kehadiran di link yang sudah aku buat di story. Ternyata banyak yang antusias dan akhirnya kita ketemu di sini, kita main dan ngobrol banyak," ungkap Alam ditulis Kamis (11/1/2024).
Kata Alam, dalam kesempatan tersebut dirinya banyak mendapkan cerita tentang keseharian pengikutnya di Yogyakarta. Selain belajar, mayoritas dari mereka ada seorang surviver yang merantau dari daerah. Sehingga tak sedikit dari mereka yang mencoba bertahan hidup dengan cara menjadi pelaku industri.
"Mereka banyak cerita tentang keseharian mereka di Jogja, rata-rata pelajar yang merantau kuliah di sini dan mereka surviver menjadi seorang pelaku usaha yang mayoritas industri food and beverage," ungkap Alam.
Alam melihat banyak potensi industri yang berkembang dan lahir dari tangan pelajar, sehingga hal tersebut melahirkan inovasi yang cukup potensial untuk dikembangkan dan menguntungkan secara bisnis.
"Cukup kreatif dan salah satu industri yang tadi ada tuh Wiranti Teh di mana mereka mengkombinasikan rempah-rempah dan minuman modern seperti teh coklat kopi dan lain sebagainya cukup menarik sih segmennya bagaimana mereka bisa memodernisasi hal-hal yang sebenarnya cukup tradisional di Indonesia," kata Alam.
Namun dari segundang inovasi yang lahir, Alam menilai masih banyak persoalan dan tantangan yang timbul, salah satunya yakni akses terkait legalitas.
Baca Juga: Kolaborasi BSI & Mandiri Sekuritas Buka Akses Layanan Serba Syariah via RDN Online
Menurutnya, apabila regulasi terhadap akses tersebut dipermudah, Alam yakin akan banyak minat pelajar yang terjun langsung menjadi pelaku industri di masa depan.
"Banyak denger curhatan dari para pelaku industri yang punya kendala terkait akses legalitas. Sistem sudah ada cuman kualitas dari sistem itu yang perlu dibenahi misalkan ada website atau aplikasi," ungkap Alam.
Untuk itu, Alam mengajak pengikutnya untuk terus berkreasi beraktivitas dengan bahagia dan mengawali semuanya dengan kebermanfaatan.
Selain diskusi, Alam pun terlihat memain kan sejumlah permainan board games. Diakhir Alam melakukan sesi fotobox bersama sebagai kenang-kenangan bersama para pemgikutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!
-
BRI Peduli Korban Bencana, Komitmen Dukung Percepatan Pemulihan via Aksi Nyata
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI