Suara.com - Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia sebagai simpatisan Ganjar-Mahfud kembali menyentuh masyarakat untuk memberikan manfaat secara nyata.
Kampung Rawa Badung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta menjadi titik teranyar Kowarteg Indonesia menggelar program "Berbagi Ceria".
Koordinator Kowarteg Indonesia, Noehrozi mengungkapkan berbagi ceria kali ini meliputi pelatihan usaha mikro hasta karya membuat sabun cuci piring.
Emak-emak diperkenalkan dengan bahan-bahan pembuatan sabun cuci piring seperti air, texapon, NaCL, sodium sulfat, edta, pewarna dan pewangi.
"Kami Kowarteg Indonesia kembali menghadirkan kegiatan bermanfaat untuk masyarakat khususnya emak-emak nih. Pelatihan ini selain sabun cuci piringnya bisa dipakai pribadi, juga mampu menjadi ide peluang usaha rumahan," kata Noehrozi, ditulis Kamis (18/1/2024).
Para peserta pun diberi kesempatan untuk mencoba membuat dan mempraktekkan pengolahan bahan-bahan tersebut sampai menjadi senyawa yang membentuk sabun cuci piring.
Noehrozi mengaku keterampilan membuat sabun cuci piring nantinya bisa berguna sebagai modal usaha rumahan murah meriah. Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian keluarga.
Menurut dia, perempuan masa kini memiliki kesetaraan dan keterbukaan dalam hal mengakses bidang pendidikan yang seluas-luasnya. Di mana, mereka juga mampu menunjukkan eksistensi dan kemampuannya di ranah publik.
"Komitmen kami mengadakan pelatihan ini bersama-sama warga sekitar intinya bergandengan tangan bersama untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tutup dia.
Baca Juga: 4 Peluang Bisnis yang Dapat Kamu Manfaatkan Menjelang Pemilu 2024
Selain pelatihan, Kowarteg Indonesia juga menyerahkan stimulus peralatan dapur kepada emak-emak supaya meringankan beban serta membantu keperluan dalam memasak. Sederet program unggulan Ganjar-Mahfud juga disosialisasikan pada kesempatan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BEI Gembok Wanteg Sekuritas, Nasabah Tidak Bisa Transaksi
-
LPS Tuntaskan Likuidasi BPR Prima Master Bank, 88 Persen Rekening Nasabah Sudah Dibayarkan
-
Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Libur Lebaran 2026 Tak Kuras Kantong Maskapai
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April
-
Harga Pangan Nasional Menghijau Hari Ini, Cabai Rawit Merah Turun Tajam
-
Harus Hati-hati, Penerapan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Harga
-
Profil PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), Saham yang 'Banting Stir'
-
THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret