Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengaku siap dan berani untuk menyabut izin perusahaan tambang yang menyalahi aturan.
Hal tersebut dikatakan Gibran merespons jawaban Calon Wakil Presiden Nomer Urut 3 Mahfud MD dalam Debat Keempat Cawapres di Gedung JCC, Jakarta, Minggu (21/1/2024).
"impel saja solusinya izinnya dicabut, karena sesuai undang-undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3 dan 4 dan juga Pancasila sila ke-4 dan 5," kata Gibran.
Merespons jawaban tersebut, Mahfud MD pun bilang bahwa dengan mencabut izin bukan perkara yang mudah karena setiap perusahaan tambang memiliki 'beking' baik aparat maupun pejabat.
"Tambang ilegal banyak mafianya. Saya sudah mengirim tim ke lapangan, tapi disayangkan, sudah putusan Mahkamah Agung itu begitu. Bahkan, KPK seminggu lalu mengatakan bahwa untuk pertambangan di Indonesia, banyak sekali yang ilegal dan itu didukung oleh aparat-aparat dan pejabat," ungkap Mahfud MD.
Permasalahan ini menjadi sorotan serius, karena selain merugikan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam, juga menunjukkan adanya kelemahan dalam penegakan hukum dan pengawasan di sektor pertambangan.
Mahfud MD menegaskan bahwa tindakan ilegal semacam ini harus segera mendapatkan perhatian dan penanganan serius untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?