Suara.com - Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pasang badan buat Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang saat ini tengah berpolemik dengan Co-Captain Timnas AMIN Thomas Trikasih lembong atau Tom Lembong soal nikel.
"Saya ingin katakan tidaklah benar kalau ada mantan pejabat atau pemikir ekonomi atau siapa pun yang mengatakan bahwa nikel nggak lagi menajdi bahan yang dikejar-kejar oleh investor untuk membuat baterai mobil," kata Bahlil di Kementerian Investasi, Jakarta pada Rabu (24/1/2024).
Bahlil pun secara tegas mengatakan bahwa publik seharusnya mendukung penggunaan nikel yang menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia saat ini, bukan justru mempromosikan produk seperti Lithium Ferro Phosphate atau LFP yang merupakan yang dimiliki asing.
Mantan Ketua HIPMI pun secara lantang mengingatkan jangan sampai isu ini justru dimanfaatkan asing.
"Yang ada di kita itu mangan coal dan nikel. Sekarang kita ingin fokus mengembangkan SDA kita atau promosikan ke negara lain atau ada apa ini. Jangan sampai ada antek asing di bangsa ini ada antek antek asing merusak tantanan dalam mempengaruhi kebijakan publik," pungkas Bahlil.
Gaduh soal nikel ini awalnya terjadi pada Debat Keempat Cawapres di JJC, Jakarta pada Minggu malam (21/1/2024).
Awalnya Gibran bertanya kepada cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengenai posisi capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar terhadap nikel. Sebab, pasangan nomor urut 1 dan tim suksesnya, Tom Lembong selalu menggaungkan Lithium Ferro Phosphate atau LFP.
"Saya nggak tahu ini pasangan nomor 1 ini anti nikel atau bagiamana?" kata Gibran.
Gibran menambahkan, LFP kerap digaungkan oleh Co-Captain Timnas Amin, Thomas Lembong. Cak Imin pun menanggapi pertanyaan Gibran, namun jawaban Cak Imin tak memuaskan Gibran.
Baca Juga: Gibran Kampanye di Kebumen: Maaf Permisi.. Itu.. Mau Beli Es Teh
Gibran lantas menyebut, Cak Imin tak memahami LFP. Dia mengatakan, tim suksesnya melakukan kebohongan publik karena Tesla memakai nikel, bukan LFP.
"Ini agak aneh ya, yang sering ngomong LFP itu timsesnya, tapi cawapresnya nggak paham LFP itu apa, kan aneh. Sering bicara 'LFP, LFP, Lithium Ferro Phosphate, Tesla nggak pakai nikel'. Ini kan kebohongan publik. Mohon maaf, Tesla itu pakai nikel pak," katanya.
Gibran kemudian mengatakan, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Dia mengatakan, hal itu merupakan kekuatan Indonesia.
"Jangan malah membahas LFP, itu sama aja mempromosikan produk China Pak," katanya.
Gibran pun mengaku heran dan mempertanyakan apakah Thomas Lembong tidak diskusi dengan cawapresnya. Dia menerangkan, LFP merupakan alternatif selain nikel.
"Saya nggak tahu Pak Tom Lembong dan timsesnya sering nggak diskusi sama cawapresnya. Masak cawapresnya nggak paham, aneh loh. Saya jelaskan sekali lagi, Lithium Ferro Phosphate, itu adalah alternatif nikel intinya ada negara nggak mau pakai nikel, itu loh Gus yang saya maksud, apakah Gus Muhaimin juga anti nikel seperti Pak Tom Lembong?" terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Bahlil Ngaku IPK Kuliahnya 2,75, Candaan soal Gelar Doktor Bikin Peserta Musda Tertawa
-
Beruang Liar Ngamuk di Muratara, Dua Petani Karet Diserang Berturut-turut
-
Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan