Suara.com - Jika menyebut nama Harun Masiku, tentu publik masih merasa jengkel kenapa buronan KPK dan kepolisian tersebut belum juga tertangkap hingga saat ini. Tidak sedikit yang terus mencari update terbaru kasus Harun Masiku dan kekayaannya yang diketahui.
Berbagai upaya dan pemeriksaan saksi-saksi telah dilakukan, tapi keberadaannya hingga sekarang masih misterius. Tentu publik secara luas menyoroti kinerja KPK untuk urusan ini, mengingat beberapa kali KPK berhasil melakukan OTT pada orang yang lebih ‘besar’ dari Harun Masiku.
Kasus yang Menjerat Harun Masiku
Harun Masiku sendiri diduga kuat sebagai pemberi uang suap dalam penetapan anggota DPR 2019 - 2024 lewat pergantian antar waktu atau PAW. Suap ini diberikan pada Wahyu Setiawan, yang saat itu menjabat sebagai Komisioner KPU.
Pada kala itu, Harun diketahui berposisi sebagai calon legislatif dari PDIP tahun 2019. Untuk tersangka Wahyu, diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan atau OTT dan telah diadili sesuai hukum yang berlaku. Untuk kasus ini, dirinya divonis selama 7 tahun penjara. Namun ia mendapat pembebasan bersyarat pada 6 Oktober 2023 lalu.
Meski demikian hingga saat ini Harun Masiku belum diketahui keberadaannya dan belum dapat diringkus. Bahkan banyak orang yang bingung kenapa sosok ini sulit sekali ditangkap, karena diketahui tidak memiliki sumber daya yang besar untuk terus berada dalam pelarian, baik dari sisi pendanaan, koneksi, atau hal lainnya.
Harta Kekayaan Harun Masiku yang Diketahui
Berbicara mengenai harta kekayaannya sendiri, tidak diketahui secara pasti total aset dan kekuatan finansial yang dimiliki. Namun demikian jika melihat nilai suap yang diberikannya pada kasus terdahulu, ia memiliki kekayaan yang cukup besar.
Nilai suap yang diberikan pada Wahyu Setiawan sendiri mencapai Rp600.000.000. Lebih jauh, kemampuannya menjangkau seorang Komisioner KPU juga tidak boleh diremehkan. Jika sampai dirinya berani memberikan suap secara langsung, tentu ada kekuatan lain yang ia miliki dan membantunya mencapai kontak mantan komisioner KPU tersebut.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Jokowi Bahas Program Makan Siang Gratis di Istana, Hasto PDIP Curiga Ada Skenario Seolah Pemilu Sudah Selesai
-
Yusrizki Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Proyek BTS 4G, Hakim Sebut Hal Meringankan: Proyek Telah Rampung
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Hanan Supangkat untuk Kasus TPPU SYL
-
Kronologi Korupsi Bank NTB Syariah, Guru Besar Laporkan Dugaan Penyelewengan
-
Terungkap! Cara SYL Copot Sekjen Kementan, Turunkan dari Mobil karena Tak Penuhi Permintaan Potong Anggaran
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI