Suara.com - Emiten data center milik Grup Salim PT DCI Indonesia Tbk (DCII) makin gencar saja melakukan ekspansi bisnisnya, kali ini perseroan mengumumkan pusat data Tier IV terbarunya di pusat kota Jakarta, E1, yang telah beroperasional dan melayani pelanggan. E1 berlokasi di Ariobimo Sentral, Kuningan.
Sejak dimulainya operasional di bulan Desember 2023 lalu, pusat data E1 telah melayani pelanggan dari sektor-sektor vital seperti perbankan, telekomunikasi dan manufaktur termasuk BUMN. E1 juga memiliki nilai tambah signifikan bagi sektor-sektor finansial, cloud, e-commerce, serta content delivery network (CDN).
"Kami memilih E1 karena DCI menawarkan kualitas layanan dan sertifikasi terbaik. Kami senang bahwa pusat data kami di E1 sudah beroperasi," ungkap Ritsuo Fukadai, Presiden Direktur PT Bank Jtrust Indonesia Tbk dikutip Minggu (3/3/2024).
Pusat Data E1 memberikan solusi infrastruktur dengan manfaat latensi rendah dengan berlokasi di tengah kota (edge), serta fasilitas dan operasional kelas dunia.
Dengan kapasitas total mencapai 18 Megawatt IT load, E1 sudah beroperasi sesuai dengan standar Tier IV yang merupakan standar tertinggi di dunia dengan backup semua alat yang andal dan operasional yang berbasis otomasi dan AI. Solusi ini adalah untuk memberikan layanan yang sesuai dengan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh pelanggan di industri.
Ekosistem telekomunikasi di E1 juga adalah pilar penting. Head of Technical Solution PT iForte Solusi Infotek, Gunawan Raharjo, mengungkapkan peluncuran dan operasional layanan l E1 berjalan dengan lancar.
"Bisnis connectivity kami sudah aktif melayani pelanggan di E1 sejak Januari 2024," ungkapnya.
Menurut Structure Research, segmen pasar pusat data edge-hyperscale diproyeksikan akan bertumbuh lebih dari 35% per tahun karena IOT, 5G dan AI. DCI, sebagai pemimpin pasar data center di Indonesia yang memiliki reputasi yang terbukti selama lebih dari 10 tahun, bangga telah hadir untuk melayani segmen pasar ini dengan pusat data E1 yang reliable dan scalable.
Baca Juga: EDGE2, Fasilitas Pusat data 23 MW Siap Beroperasi, Memberdayakan AI
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat