Suara.com - PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) kembali mengadakan sesi kuliah tamu, di dua perguruan tinggi di Padang, yakni di Politeknik Negeri Padang dan Universitas Bung Hatta. Kegiatan ini menjadi bagian program DAIKIN Goes To Campus di Padang yang dimulai hari ini.
"Kami ingin berbagi wawasan terkait industri solusi tata udara yang menjadi spesialisasi DAIKIN sepanjang hampir satu abad ini. Melalui kegiatan kunjungan ke kampus, kami ingin membangun interaksi dan kolaborasi lebih baik dengan dunia pendidikan," ujar Kepala Cabang DAIKIN wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, Triyantomi dalam keterangannya dikutip Kamis (28/3/2024).
Pernyataan ini tak lepas dari semangat awal yang dibawa DAIKIN Goes To Campus. Menjadi salah satu agenda tahunan DAIKIN, keberadaannya dirancang untuk memperkuat kontribusi DAIKIN pada dunia pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, DAIKIN Goes To Campus melakukan kunjungan secara simultan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dengan focus memberikan inspirasi bagi mahasiswa terkait dunia industri solusi tata udara.
"Kegiatan ini diharapkan akan memberikan inspirasi kepada para mahasiswa, memantapkan mereka dalam menghadapi dunia kerja profesional, serta mendorong terbentuknya kolaborasi yang nyata antara dunia industri dan pendidikan. Hal ini tidak hanya penting bagi pengembangan kualitas siswa didik, tetapi juga bagi pertumbuhan inovasi yang menjadi kunci keberlanjutan industri di masa depan," tambah Triyantomi.
Dalam pelaksanaannya di Politeknik Negeri Padang, yang menjadi titik awal DAIKIN Goes To Campus di Padang, sesi kuliah tamu berlangsung di Gedung Pekan Kreatifitas Mahasiswa. Lebih dari seratus orang turut serta dalam sesi tersebut, dengan mayoritas peserta berasal dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang.
Pokok bahasan utama dalam kuliah khusus ini meliputi pengetahuan dasar tentang pendingin udara (air conditioner - AC) terkait teknologi inverter, termasuk cara kerja komponen di dalamnya, serta sistem Heating Ventilation and Air Conditioning (HVAC) beserta aplikasinya dalam kebutuhan hunian.
Yang membuat sesi ini menarik adalah penyampaian materi tidak hanya terbatas pada teori. Pemateri, yang juga merupakan tenaga ahli dari DAIKIN, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi dengan sesi tanya jawab sepanjang perkuliahan berlangsung.
Selain pokok bahasan utama, DAIKIN juga menyampaikan materi soft skill terkait manajemen waktu, serta informasi seputar perusahaan dan peluang karir di DAIKIN. “Kami berharap kunjungan DAIKIN Goes To Campus ini pada dua perguruan tinggi di Padang dapat memberikan manfaat yang nyata bagi mahasiswa sebagai pesertanya," kata Triyantomi.
Baca Juga: Siap-siap! Kominfo Berencana Tarik PNBP ke Google-Netflix dkk
"Dengan perkembangan pesat yang telah dan akan terus terjadi di sini, mahasiswa sebagai calon angkatan kerja muda perlu mempersiapkan diri dengan wawasan yang luas untuk dapat berperan aktif di dalamnya. Kami berupaya berkontribusi melalui pelaksanaan program DAIKIN Goes To Campus ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik