Suara.com - Ramadhan bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga merupakan waktu untuk melakukan refleksi, beribadah, serta meningkatkan hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Selain menciptakan kesejahteraan spiritual, Ramadhan juga mempromosikan nilai-nilai sosial yang kuat. Bulan ini menyatukan umat muslim di seluruh dunia. Berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjadi semakin penting selama Ramadhan.
Pada Ramadhan tahun ini, Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli (DT Peduli) kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pahala dan membahagiakan sesama melalui program "Ramadhan Peduli Negeri".
Ada lima program unggulan yang disajikan dalam program tersebut.
Pertama, "Ramadhan untuk Palestina" mengajak untuk membantu saudara-saudara di Gaza di Bulan Ramadhan ini mengingat kondisi Gaza yang tengah dilanda genosida, di mana lebih dari 30.000 jiwa telah meninggal dunia.
Kedua, "Berbagi Paket Buka Puasa" yang mengajak untuk memberi makan kepada yang berpuasa dan saudara Muslim yang terpaksa menahan lapar lebih lama. Rezeki yang mungkin kita anggap biasa saja, bisa jadi sangat berharga bagi mereka yang kesulitan mendapatkan makanan untuk berbuka.
"Siapa saja yang memberi makanan berbuka pada orang yang berpuasa, dia memperoleh pahala seperti pahala orang tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun." (HR At-Tirmidzi)
Ketiga, "Beasiswa Tahfidz Qur’an" memberikan kesempatan kepada generasi pejuang Al-Qur'an untuk mendapatkan bantuan dalam menjadi ahli Qur’an.
Keempat, "Wakaf Mushaf Al-Qur’an" yang mengajak untuk menyumbangkan mushaf Al-Qur'an untuk disebarkan di seluruh Nusantara dan memberantas buta huruf Al-Qur’an.
Baca Juga: Begini Hukum Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Utang, Bisa Tak Diterima Allah SWT?
Terakhir, "Berkah Bingkisan Lebaran" mengajak untuk berbagi kebahagiaan Idul Fitri dengan saudara-saudara yang membutuhkan.
“Sebagai umat muslim, kita dipanggil tidak hanya untuk mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah-ibadah ritual semata, tetapi dengan tindakan nyata kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Mari kita manfaatkan kesempatan yang diberikan Allah SWT di bulan ini untuk meningkatkan amal kebaikan dan menyentuh hati orang-orang yang membutuhkan,” ungkap Jajang Nurjaman selaku Direktur Utama DT Peduli.
“Tidak perlu menunggu lama atau memiliki banyak harta untuk dapat berbagi. Setiap amal kebaikan sekecil apa pun memiliki nilai besar di mata Allah SWT. Mari bersama-sama menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk menyebarkan kasih sayang, berbagi kebahagiaan, dan menjaga kepedulian terhadap sesama sehingga dapat meraih rahmat dan maghfirah dari Allah SWT.” Tambahnya.
Ramadhan yang hanya berlangsung selama 30 hari artinya kesempatan untuk meraih sebanyak-banyaknya pahala sangatlah terbatas, sehingga DT Peduli berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin untuk mengasah kepekaan, menghadirkan kepedulian, berbuat kebaikan, dan bersama-sama berjuang memberikan sebanyak-banyaknya manfaat bagi sesama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi