Suara.com - Selamat merayakan Hari Lebaran 2024, puncak arus Mudik Lebaran di berbagai ruas tol dan jalan arteri telah melandai, pergerakan kendaraan pribadi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek juga demikian.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Kemenhub, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut berdasarkan data pada H-2 Lebaran 2024 atau Senin (8/3/2024) jumlah mobil pribadi yang keluar dan masuk Jabodetabek sebanyak 2.370.085 unit kendaraan baik melalui jalan tol Jasamarga maupun jalan arteri.
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di Jakarta, Selasa (9/4/2024) memaparkan bahwa pergerakan orang yang menggunakan mobil keluar dan masuk melalui jalur arteri sebanyak 1.234.034 kendaraan dengan penumpang sebanyak 6.170.170 orang.
Bila dibandingkan 2023, angka ini mengalami kenaikan sebesar 330,47 persen yakni sebesar 286.671 kendaraan dan 1.433.355 orang.
Mobil pribadi asal Jabodetabek yang melalui jalan arteri sebanyak 627.055 kendaraan dan 3.135.275 orang.
Jumlah ini naik 308,07 persen dibandingkan dengan tahun lalu yaitu 153.665 kendaraan dan 768.325 orang. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah mengalami kenaikan sebesar 971,94 persen.
Kemudian untuk mobil yang masuk Jabodetabek melalui jalan arteri sebanyak 606.979 kendaraan dan 3.034.895 orang. Jumlah ini naik 356,35 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 133.006 kendaraan dan 665.030 orang.
“Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 652,02 persen,” jelas Adita Irawati.
“Untuk angkutan pribadi jumlah mobil yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga tercatat sebanyak kendaraan 1.136.051 kendaraan sedangkan melalui jalur arteri sebanyak 1.234.034 kendaraan,” lanjutnya.
Baca Juga: Mudik Lebaran Meriah, Pendapatan Jasa Bungkus Koper Bandara Ikut Semringah
Berdasarkan data pada H-2 Lebaran, jumlah mobil yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga tercatat 1.136.051 kendaraan dengan jumlah penumpang sebanyak 5.680.255 orang.
Senada pergerakan di jalan arteri, jumlah penumpang yang keluar masuk Jabodetabek melalui jalan tol meningkat 434,30 persen bila dibandingkan dengan periode normal harian pada 2024.
Sedangkan jika dibandingkan dengan 2023 terjadi penurunan sebesar 41,66 persen yakni sebesar 1.947.220 kendaraan dan 9.736.100 orang.
Mobil pribadi yang keluar Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga sebanyak 812.925 kendaraan dan 4.064.625 orang.
Jumlah ini menurun 32,69 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 1.207.698 kendaraan dan 6.038.490 orang.
“Sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tadi mengalami kenaikan sebesar 673,64 persen,” kata Adita Irawati.
Berita Terkait
-
Pemerintah Usul WFA Diterapkan saat Mudik Lebaran
-
Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai
-
Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia
-
Bridgestone Hadirkan Layanan Cek Ban Gratis di Rest Area KM 57 Jelang Libur Akhir Tahun
-
Towing Express Solusi Mobil Mogok Saat Liburan Akhir Tahun
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif