- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan investor global di Amerika Serikat mengenai kekuatan fundamental ekonomi Indonesia pada April 2026.
- IMF mengapresiasi disiplin fiskal Indonesia yang menjaga defisit di bawah tiga persen PDB melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal.
- Pemerintah dan Bank Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas makroekonomi serta pertumbuhan berkelanjutan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia.
Suara.com - Fundamental Ekonomi Kuat, Investor Global Semakin Melirik Indonesia
Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia kembali mendapat sorotan positif dari investor global. Fundamental ekonomi yang kuat serta kebijakan yang kredibel membuat Indonesia disebut sebagai salah satu bright spot atau titik terang dalam perekonomian global.
Fundamental ekonomi yang kuat juga ditekankan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan sejumlah investor di New York dan Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut para investor menunjukkan minat kuat untuk menanamkan modal di Indonesia, meski sempat muncul keraguan akibat isu negatif terkait kondisi fiskal.
“Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan kepada mereka untuk memastikan keraguan terhadap Indonesia dapat diklarifikasi,” ujar Purbaya di Peninsula Hotel New York, Senin (13/4/2026).
Kata Purbaya, pada dasarnya investor tidak meragukan fundamental ekonomi Indonesia, namun ingin memastikan langsung kondisi terkini. Setelah mendapatkan penjelasan, menurutnya, investor dapat memahami arah kebijakan ekonomi Indonesia yang dinilai sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi yang kuat.
“Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa, dan karena mereka orang yang memahami, mereka dapat menerima bahwa penjelasan tersebut sesuai dengan teori-teori ekonomi,” imbuhnya.
Optimisme terhadap Indonesia juga disampaikan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva.
Dalam pertemuan IMF Spring Meetings pada (14/4), Indonesia dinilai menjadi salah satu cahaya bagi ekonomi global. Hal ini lantaran Indonesia dianggap mampu menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid.
Baca Juga: Tolak Usul IMF, Purbaya Ogah Naikkan Pajak Karyawan
Indonesia dianggap berhasil mempertahankan disiplin fiskal dengan menjaga defisit di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), serta menerapkan kebijakan yang adaptif dan berorientasi ke depan di tengah tekanan global.
“IMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3 persen dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal,” tulis Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Anton Pitono dalam keterangannya.
Bank Indonesia juga menegaskan bahwa ekonomi domestik tetap berada di jalur yang tepat dengan pertumbuhan yang solid, inflasi yang terkendali, serta intermediasi perbankan yang terus membaik.
“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik,” kata dia.
Selain itu, bauran kebijakan yang ditempuh dinilai semakin terintegrasi, mengombinasikan kebijakan moneter yang menjaga stabilitas, kebijakan makroprudensial yang mendorong pertumbuhan, serta penguatan sistem pembayaran untuk mendukung digitalisasi ekonomi.
Ke depan, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar, likuiditas, serta disiplin fiskal diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan investor.
Dengan fundamental yang kuat dan arah kebijakan yang kredibel, Indonesia dinilai tidak hanya mampu bertahan dari tekanan global, tetapi juga berpeluang menjadi tujuan utama investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
“Secara keseluruhan, rangkaian pertemuan ini memperkuat keyakinan investor bahwa Indonesia tidak hanya berdaya tahan, tetapi juga semakin adaptif dan kredibel dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan global,” pungkas Anton.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?
-
Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA