Selama pergelaran, Jazz Gunung Indonesia berkomitmen untuk menyuarakan kegiatan yang ramah lingkungan. Antara lain mengarahkan pengunjung untuk tidak meninggalkan sampah di area pertunjukan.
Pengunjung juga bakal menyaksikan apa yang telah diciptakan Jazz Gunung sejak awal dalam komitmen terhadap keberlanjutan acara (sustainability event).
"Kami konsisten dan berkomitmen menggunakan elemen-elemen yang ramah lingkungan sebagai properti di ajang Jazz Gunung Series. Misalnya bantal duduk dari hasil daur ulang dan menggunakan instalasi bambu untuk dekorasi panggung," ujar Bagas Indyatmono.
Ia menyatakan bahwa kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan langkah-langkah untuk mengurangi dampak lingkungan, perlu diimplementasikan secara luas untuk mencapai tujuan keberlanjutan acara.
Sebagai catatan, grup jazz asal Purwokerto "Langthiep & the Boy Friends" akan hadir sebagai satu-satunya grup jazz lokal dalam pergelaran musik ini.
Wisnu Barata, wakil dari "Langthiep & the Boy Friends" berharap bisa terus bekerja sama dengan Jazz Gunung Indonesia. Juga di masa datang semakin banyak komunitas jazz dari anak-anak muda.
"Yang pasti, satu, kebanggaan. Kedua, bisa mengenalkan musik Langthiep karena kami akan menampilkan beberapa lagu produk kami sendiri," jelas Wisnu Barata yang menyatakan senang akan tampil dalam pergelaran Jazz Gunung Slamet 2024.
Berita Terkait
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok