Suara.com - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai Lead Holding BUMN Jasa Survei “IDSurvey” berkomitmen untuk memajukan industi maritim di Indonesia, salah satunya dengan kunjungan Direktur Utama, Ketua Majelis BKI dan anggota majelis BKI ke PT PAL.
"Kami sangat terhormat oleh kunjungan pada hari ini. Dimana indonesia adalah negara maritim, dan pada pagi hari ini para stakeholder maritim berkumpul untuk menyatukan ide dan pemikiran dalam mewujudkan kebangkitan maritim NKRI. Pada kunjungan hari ini, mudah-mudahan dapat menjadi cikal bakal dalam menyatukan potensi diantara kita, mewujudkan kemandirian, kemandirian di Teknologi Maritim yang akan menjadi salah satu lokomotif untuk Indonesia Emas 2024," ucap Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod.
“Senang sekali dan suatu kehormatan dapat diterima di PT PAL dan berada di Surabaya ini. Sependapat dengan yang telah disampaikan oleh Direktur Utama PT. PAL, sudah saatnya bagi seluruh stakeholders Indonesia untuk bersatu, karena peluang kita terutama di bidang maritim itu sangat besar. Dan saya rasa itu juga adalah cita-cita kita semua untuk bisa mandiri dan berdiri diatas kaki kita sendiri khususnya di sektor maritim. Sekedar memberikan gambaran tentang apa yang terjadi di BKI saat ini, tadi pun kami telah paparkan bahwa BKI telah menjadi holding, ada beberapa proyek yang sudah berjalan dan akan berjalan, kedepannya kami akan sangat senang dan menyambut dengan terbuka kerjasama-kerjasama antara PT. PAL dan BKI seperti yang sedang kita kerjakan seperti IMO dan proyek dekarbonisasi dan kapal-kapal di masa mendatang,” ucap Direktur Utama PT BKI, Arisudono Soerono.
Pada kunjungan ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis BKI Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio. Dirinya mengucapkan apresiasi atas pertemuan tersebut.
“Pertama-tama saya ingin menyampaikan apresiasi untuk pertemuan ini, saya percaya kalau kita bersatu, terutama di bidang maritim kita akan semakin bisa berdiri diatas kaki sendiri dan negara-negara luar pun akan melihat bahwa kita adalah negara yang telah mampu berdiri diatas kaki kita sendiri dan tidak kalah hebat. Dengan adanya pembentukan majelis, kami berharap dapat semakin terintegrasi terutama terkait update yang terjadi di dalam BKI kedepannya. Saya juga ingin menambahkan bahwa BKI juga sudah ditunjuk sebagai lead integrator terutama di bidang klasifikasi. Saya kira rencana kerjasama ini merupakan suatu langkah strategis sistematis yang baik terutama bagi PT. PAL dan BKI kedepannya,” ujar Ketua Majelis BKI.
Dalam kesempatan ini BKI juga diterima oleh Panglima Komando Koarmada II Surabaya, yang dalam kunjungan ini dapat langsung mengunjungi Kapal Perang buatan PT PAL dan saling diskusi terkait kemaritiman untuk menjalin sinergi dan kerjasama khususnya dengan TNI AL.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
-
Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
-
Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM
-
Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis
-
MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru
-
Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM
-
Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I
-
Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan