Suara.com - Keraton Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata utama dengan kekayaan warisan budaya dan sejarah di Indonesia.
Kawasan kediaman para raja Ngayogyakarta Hadiningrat ini dibangun Sultan Hamengku Buwono I dengan konsep tata ruang yang mengandung filosofi syarat makna. Oleh karena itu, kawasan ini perlu dilestarikan keasliannya.
Dikutip dari kantor berita Antara, Keraton Yogyakarta kini menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan Traveloka. Platform travel dengan layanan wilayah Asia Tenggara, untuk mendorong dan memperkuat promosi pariwisata.
"Kami menyambut baik kolaborasi ini untuk mendukung kemajuan pariwisata di Yogyakarta, khususnya di kawasan Keraton," jelas Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Pengageng KHP Nitya Budaya Keraton Yogyakarta dalam peluncuran kerja sama di Yogyakarta, Kamis (6/6/2024).
Menurut GKR Bendara, kerja sama ini sejalan dengan upaya Keraton Yogyakarta dalam memberi pengalaman terbaik bagi wisatawan. Yaitu melalui program menarik yang diadakan setiap minggu. Antara lain seperti pameran budaya, pertunjukan seni tradisional, serta berbagai kegiatan menarik lainnya.
"Kami mengharapkan kemitraan ini bisa semakin meningkatkan jumlah wisatawan serta membantu melestarikan warisan budaya Yogyakarta agar bisa dinikmati generasi-generasi mendatang," lanjut GKR Bendara.
Berdasarkan data internal platform Traveloka, tampak peningkatan pencarian penerbangan ke Yogyakarta hingga dua kali lipat. Serta lebih dari dua kali lipat untuk akomodasi dalam periode libur Waisak 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Iko Putera, CEO Transportasi Traveloka menyatakan bahwa pihaknya melihat potensi Yogyakarta terutama Keraton Yogyakarta untuk menjadi destinasi wisata pilihan wisatawan domestik mau pun turis global.
Oleh karena itu, melalui kolaborasi ini pihaknya berkomitmen untuk mempromosikan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama dengan kekayaan warisan budaya dan sejarah di Indonesia.
Baca Juga: 3 Anak Penyanyi Legendaris Michael Jackson Terancam Kehilangan Warisan Cuan
"Kolaborasi ini akan memberikan pilihan wisata budaya yang lebih beragam bagi wisatawan, dan semakin mendorong Kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata global," katanya.
Keraton Yogyakarta adalah peninggalan sejarah dan ikon Kesultanan Yogyakarta yang populer di kalangan wisatawan karena kekayaan budaya, nilai seni dan jejak sejarah.
Dengan luas 14.000 meter persegi, lokasi wisata Keraton Yogyakarta dibagi menjadi beberapa komplek berarsitektur indah campuran Portugis, Belanda dan Tiongkok.
Di Keraton ini, pengunjung juga dapat melihat para Abdi Dalem yang bertanggung jawab atas segala urusan operasional Kesultanan.
Berita Terkait
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Kagurabachi Gelar Promosi di Empat Konvensi Anime Besar Jelang Tayang 2027
-
Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal
-
Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati
-
Iklan Film Aku Harus Mati Bikin Resah, Warga Desak Segera Turunkan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN