Suara.com - Pemesanan tiket kereta api saat ini sedang mengalami kendala atau eror. Informasi ini disampaikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menyebut, layanan PT KAI sedang mengalami kendala pada sistem pemesanan tiket yang berdampak luas pada seluruh layanan pemesanan dan penjualan tiket.
Kendala ini memengaruhi berbagai saluran pemesanan termasuk loket stasiun, aplikasi Access by KAI, situs web https://booking.kai.id, vending machine, serta kanal mitra resmi yang bekerja sama dengan KAI.
Dalam keterangan resminya, KAI mengonfirmasi bahwa tim terkait sedang menangani masalah ini dengan sebaik mungkin. KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan ini.
"Saat ini sedang terjadi kendala pada sistem pemesanan tiket KAI yang berdampak pada pemesanan dan penjualan tiket KA di semua layanan: loket stasiun, aplikasi Access by KAI, website: https://booking.kai.id, vending machine, dan kanal mitra resmi yang bekerja sama dengan KAI," tulis PT KAI melalui akun resmi media sosial pada Jumat (21/6/2024) siang.
"Saat ini kendala sedang dalam penanganan oleh tim terkait. KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya," sambung keterangan terkait.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu pemulihan sistem dan kapan layanan pemesanan tiket akan kembali normal. KAI berjanji akan memberikan update secepatnya kepada para pengguna jasa kereta api.
Para calon penumpang diimbau untuk bersabar dan menunggu informasi lebih lanjut dari KAI. Untuk sementara, mereka disarankan untuk memantau perkembangan terkini melalui saluran informasi resmi KAI.
Update Informasi Terkini
Berdasarkan informasi terbaru yang diterima Redaksi Suara.com, layanan PT KAI kini sudah pulih kembali. Calon penumpang bisa melakukan cek aplikasi KAI Access hingga loket stasiun secara berkala.
Baca Juga: Loket Stasiun Kereta Api Divre I Sumut Layani Tiket Go Show saat Idul Adha 2024
"Kegiatan proses peningkatan layanan oleh unit terkait pada sistem pemesanan tiket KA telah selesai. Transaksi pemesanan dan penjualan tiket KA melalui: loket stasiun, Access by KAI, website: https://booking.kai.id, vending machine, dan semua kanal mitra resmi KAI, kini sudah dapat dilakukan kembali. Terima kasih dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tulis PT KAI.
Berita Terkait
-
KPK Akan Usut Dugaan Penggunaan Uang Panas untuk Sewa Helikopter Menhub Budi Karya Sumadi
-
Awas! KAI Jual Makanan 'Basi' ke Penumpang Kereta
-
Posting Progres Proyek Overpass di Depan Stasiun KA, Menantu Jokowi Malah Dirujak Warganet
-
DJKA Kemenhub Upayakan Kereta Api Pengangkut Truk Logistik di Sulsel
-
Loket Stasiun Kereta Api Divre I Sumut Layani Tiket Go Show saat Idul Adha 2024
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui