Suara.com - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo, terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas melalui sektor pendidikan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), SPSL berkolaborasi dengan Program Studi Teknik Kelautan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi ITB.
Dalam acara penyerahan beasiswa yang dilaksanakan di kampus ITB, Direktur Utama SPSL, Joko Noerhudha menyampaikan harapan agar para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk meraih prestasi lebih tinggi dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
"Program Beasiswa Pelindo Juara ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan. Melalui program ini, kami memberikan dukungan kepada para mahasiswa berprestasi serta memiliki potensi,” ujar Joko, Rabu dalam keterangannya dikutip Kamis (27/6/2024).
Sebagai informasi, Program Beasiswa Pelindo Juara adalah program bantuan dana pendidikan untuk siswa dan mahasiswa berprestasi. Kali ini, dana bantuan diberikan kepada mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir.
Joko Noerhudha menjelaskan, melalui beasiswa ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan tentang permasalahan di industri, terutama yang terkait dengan bidang teknik kelautan dan kepelabuhanan.
“Di sisi lain, tugas akhir dengan topik terkait teknik kelautan dan kepelabuhanan akan bermanfaat langsung dalam mendukung pengembangan bisnis perusahaan, dan ini menjadi bentuk Creating Shared Value (CSV) perusahaan,” ujarnya.
Program TJSL yang dilaksanakan SPSL ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya ke-4 yaitu pendidikan berkualitas (Quality Education). Ini juga merupakan salah satu dari tiga bidang prioritas Program TJSL PT SPSL tahun 2024, yakni pendidikan, lingkungan, serta pengembangan ekonomi dan UMKM.
Joko Noerhudha menambahkan, program ini diharapkan dapat memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan, kapasitas, serta menghasilkan tenaga kerja yang lebih terampil untuk pengembangan teknologi kemaritiman.
Baca Juga: Lulus S2 Dulu Baru S1? Intip Rekam Jejak Pendidikan Bamsoet yang Curi Perhatian
“Semoga melalui upaya ini, kita dapat menyiapkan calon-calon profesional yang cerdas, mandiri, unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak