Suara.com - Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan Universitas Brawijaya hari ini, Rabu (3/7) telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Acara seremonial berlangsung di Gedung Sarana Jaya, Jl. Budi Kemuliaan I No.1, dihadiri oleh Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra, dan Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, s.Si., Msi., Ph. D. Med. Sc.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan kualitas, kapabilitas dan integritas SDM di Sarana Jaya, sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
"Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memperkuat SDM. Akses ke pendidikan berkualitas dan program-program penelitian akan meningkatkan kompetensi tim kami," kata Andira Reoputra dalam sambutannya.
Prof. Widodo, S.Si., Msi., Ph. D. Med. Sc. menyatakan bahwa Universitas Brawijaya (Unibraw) sangat antusias dengan kerja sama ini.
"Sinergi antara dunia akademik dan industri adalah kunci untuk mencetak SDM yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas," ujarnya.
MoU ini menyoroti beberapa fokus utama yaitu pendidikan dalam hal penyediaan program pendidikan formal dan non-formal bagi karyawan Sarana Jaya, termasuk program magister, doktoral, pelatihan profesional, dan sertifikasi. Dimana nantinya karyawan Sarana Jaya dapat mengakses pendidikan formal maupun non-formal.
Juga di bidang penelitian contohnya penelitian bersama yang bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam bidang ilmu pengetahuan dan industri perusahaan. Selain itu dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, nantinya dapat dilakukan pelibatan karyawan dan mahasiswa dalam program-program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan lingkungan.
Berbagai program pelatihan dan pengembangan yang ada seluruhnya dirancang guna meningkatkan kemampuan dan kompetensi SDM Sarana Jaya demi kemajuan bisnis perusahaan.
Baca Juga: Begini Cara Perusahaan BUMN Tingkatkan Kualitas SDM RI
Acara MoU ini juga turut dihadiri oleh Dirjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto.
"Kami menyampaikan apresiasi tertinggi atas kegiatan ini, kedepannya kami berharap jalinan kemitraan dalam pemberdayaan SDM di lintas sektor dalam tingkat nasional dapat terus berjalan sehingga pembangunan nasional khususnya di bidang properti dapat terus berjalan secara berkelanjutan," ujar Iwan dalam sambutannya.
Iwan yang juga merupakan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ini, berharap BUMD bisa dapat berperan lebih luas dalam pembangunan dan pengelolaan dalam pelaksanaan proyek strategis nasional termasuk di bidang perumahan.
Sarana Jaya optimistis dukungan dari Universitas Brawijaya melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM yang komprehensif akan membantu perusahaan mencapai visinya sebagai pemimpin dalam pembangunan infrastruktur.
Sejak menjabat Direktur Utama Sarana Jaya pada Agustus 2023, Andira Reoputra langsung bergerak cepat melakukan pembenahan struktural di Sarana Jaya, salah satunya dengan meningkatkan kapabilitas SDM yang dimiliki perusahaan.
Kontinuitas penerapan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan juga dilakukan demi menciptakan iklim perusahaan yang beretika, akuntabel, transparan dan berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia