Suara.com - Memulai investasi merupakan langkah cerdas untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan. Bagi para pemula, memilih jenis investasi yang tepat bisa menjadi hal yang membingungkan. Agar tidak salah pilih, Anda perlu melakukan analisis terhadap profil risiko terlebih dahulu. Berikut beberapa opsi yang tingkat risikonya cenderung rendah dan moderat.
Deposito
Deposito adalah produk tabungan berjangka di bank dengan tingkat bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Dana yang disimpan di deposito tidak dapat ditarik sewaktu-waktu, melainkan harus mengikuti jangka waktu yang telah ditentukan, mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan.
Reksadana Pasar Uang
Reksadana adalah wadah kolektif untuk menghimpun dana dari para investor dan dikelola oleh Manajer Investasi untuk diinvestasikan pada berbagai instrumen keuangan. Salah satu jenis Reksadana yang cocok untuk pemula adalah Pasar Uang karena instrumennya cenderung lebih stabil dan dijamin oleh pemerintah.
Surat Berharga Negara (SBN)
Surat Berharga Negara (SBN) merupakan instrumen investasi dengan risiko rendah yang diterbitkan langsung oleh pemerintah. Dengan berinvestasi di SBN, Anda tidak hanya mendukung pembangunan negara, tetapi juga meraih keuntungan berupa bunga yang kompetitif.
Emas
Sejak dulu, emas telah dipercaya sebagai satu bentuk investasi yang dapat melindungi nilai kekayaan investor. Emas umumnya dianggap sebagai aset safe haven karena harganya cenderung naik di saat kondisi ekonomi tidak stabil.
Baca Juga: BRI Bangkitkan Desa Habibie Kecil! Program Desa Brilian Sukses Kembangkan Potensi Nepo
Jadi, pilihan investasi mana yang paling menarik untuk Anda? Jika pilihannya adalah emas, kini Anda dapat dengan mudah membuka tabungan emas melalui BRImo dari BRI.
Direktur Retail Funding & Distribution BRI, Andrijanto mengatakan, penambahan fitur Investasi Emas dalam BRImo merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus memperkuat ekosistem BRImo dan disisi lain meningkatkan literasi keuangan masyarakat, utamanya dalam investasi jangka panjang melalui emas.
"Kami berharap fitur BRImo ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk transaksi khususnya investasi emas Pegadaian dengan praktis, hanya cukup dari BRImo," ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa BRImo akan terus berinovasi tanpa henti untuk memenuhi kebutuhan pengguna dari berbagai segmen.
Dengan membuka tabungan emas di BRImo, Anda dapat membeli emas mulai dari 0,01 gram, menikmati kemudahan autodebet, hingga pengambilan fisik di gerai Pegadaian terdekat. Berikut langkah mudah untuk mulai investasi emas di BRImo:
- Buka aplikasi BRImo di smartphone Anda.
- Klik fitur "Investasi" dan pilih "Emas".
- Klik "Mulai" dan "Buka Tabungan".
- Pantau naik turun harga emas melalui BRImo.
- Gunakan fitur "Beli Emas" atau "Jual Emas" untuk bertransaksi.
Dengan BRImo, kini investasi emas jauh lebih praktis karena #BRImoMudahSerbaBisa. Yuk, download BRImo di Google Play Store, App Store, dan Huawei AppGallery sekarang untuk merasakan kemudahan bertransaksi perbankan dalam genggaman!
Berita Terkait
-
Kinerja Ekonomi Positif, Dana Kelolaan Reksa Dana BRI-MI Meroket di Semester I 2024
-
Ditopang Dana Murah, Penghimpunan Simpanan BRI Tumbuh 11,61% di Triwulan II 2024
-
Zero Tolerance to Fraud, BRI Laporkan Kasus Kredit Fiktif Libatkan Purnawirawan TNI
-
BRI Borong Dana Murah, DPK Tembus Rp1.389 Triliun!
-
Jor-joran Persela di Bursa Transfer: Habiskan Rp29 M dan Masih Belum Puas
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen