Suara.com - Pengelolaan bisnis dengan strategi yang tepat, budaya dan komitmen perusahaan yang kuat, serta inovasi terus-menerus merupakan keunggulan dari para pemenang dalam Indonesia’s Best Managed Companies 2024 yang diselenggarakan oleh Deloitte Indonesia. Memasuki tahun keempat pelaksanaan di Indonesia, program bergengsi ini memberikan penghargaan kepada sembilan bisnis di Indonesia atas pencapaian organisasi yang luar biasa dan kontribusi berdampak mereka terhadap industri dan ekonomi.
Tahun ini, satu perusahaan meraih Gold Standard untuk pertama kalinya, setelah memperoleh gelar Indonesia's Best Managed Company selama empat tahun berturut-turut, yang menegaskan konsistensi mereka dalam menerapkan praktik-praktik manajemen yang unggul. Berkat pencapaian ini, perusahaan tersebut kini bergabung dengan kelompok perdana pemenang Gold di antara Southeast Asia’s Best Managed Companies. Komunitas ini menawarkan peluang untuk berbagi wawasan dan praktik terbaik, memfasilitasi jaringan dengan perusahaan-perusahaan berkinerja tinggi lainnya guna mendorong pembelajaran dan pertumbuhan industri.
Selain itu, program penghargaan ini menyambut dua pemenang yang baru saja memenuhi syarat sebagai Best Managed Companies, dengan tiga perusahaan yang berhasil mempertahankan status Best Managed selama tiga tahun berturut-turut. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen berkelanjutan mereka terhadap praktik bisnis dan kinerja perusahaan yang luar biasa.
Untuk meraih predikat Best Managed Company, para kandidat harus melalui penilaian ketat yang dilakukan oleh panel juri independen dan multidisiplin. Penilaian para juri berpusat pada empat pilar program: strategi, budaya dan komitmen perusahaan, kapabilitas dan inovasi, serta tata kelola dan keuangan. Kerangka kerja penilaian ini mengacu pada tolok ukur Deloitte terhadap perusahaan-perusahaan swasta terkemuka di seluruh dunia selama lebih dari 30 tahun sejarah global penghargaan ini.
Daftar Pemenang Indonesia’s Best Managed Companies 2024
CHUA How Kiat, Best Managed Companies Leader, Deloitte Southeast Asia, mengatakan: “Para pemenang penghargaan Best Managed Companies unggul berkat inovasi, penciptaan nilai yang digerakkan oleh tujuan, kepemimpinan industri, komitmen terhadap keberlanjutan, keterlibatan bakat secara aktif, dan pola pikir yang berpusat pada pelanggan. Setelah menyaksikan evolusi para pemenang melalui proses penghargaan, terutama mereka yang telah berpartisipasi dalam beberapa tahun terakhir, sungguh luar biasa melihat bagaimana para pemenang meningkatkan standar kesuksesan di antara pelaku bisnis swasta di wilayah ini.”
Keoy Soo Earn, Global Deloitte Private Leader for Consulting Services and Southeast Asia Deloitte Private & Private Equity Leader mengatakan, program Best Managed Companies, yang didukung oleh Deloitte Private, merayakan keberhasilan perusahaan swasta yang tumbuh kuat di seluruh dunia.
"Kami bangga menyaksikan para pemenang memiliki inovasi yang kuat dan kepemimpinan yang tangguh, sehingga memberikan dampak positif bagi para pelanggan, karyawan, industri, dan masyarakat," tuturnya.
Dionisius Damijanto, Best Managed Companies Leader, Deloitte Indonesia berkomentar, dalam lanskap bisnis yang dinamis saat ini, Indonesia terus menghasilkan perusahaan-perusahaan yang luar biasa. Deloitte Indonesia sangat bangga atas pencapaian gemilang dari sembilan Indonesia's Best Managed Companies tahun ini.
Baca Juga: Lagi di Yogya, Ganjar Klaim Belum Dapat Undangan Hadiri Penetapan Pemenang Pilpres 2024 di KPU
"Dengan bergabungnya mereka ke dalam jaringan global Best Managed Companies, kami yakin akan kemampuan mereka untuk berkontribusi lebih jauh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menginspirasi generasi wirausahawan berikutnya," ujarnya.
Para pemenang telah diundang untuk bergabung dalam Southeast Asia Entrepreneur Summit 2024 di Jakarta, Indonesia pada tanggal 5 November 2024, untuk berbagi pengetahuan, berjejaring, dan mendapatkan pengakuan dari pasar.
Para pemenang dari Indonesia bergabung dengan jaringan global Best Managed Companies yang terdiri dari lebih dari 1.300 organisasi dari 46 negara di Asia Pasifik, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah, serta akan segera diluncurkan di Afrika.
Proses seleksi Indonesia's Best Managed Companies memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi untuk menilai keseluruhan bisnis mereka secara komprehensif, yang dipandu oleh subject matter experts dari Deloitte. Evaluasi ini mencakup kinerja, praktik manajemen, dan tujuan strategis. Tahun ini, program ini menghadirkan anggota baru dalam panel juri independen: Agus W. Soehadi, Ph.D., Guru Besar (Professor) Pemasaran di Prasetiya Mulya Business School; Dr. Ancella Anitawati Hermawan, MBA, CA, Lektor Kepala (Associate Professor) di Jurusan Akuntansi Universitas Indonesia; dan Antonius Augusta, Assurance Leader, Deloitte Indonesia.
Best Managed Companies adalah program unggulan yang dipersembahkan oleh Deloitte Private, sebuah divisi Deloitte yang secara eksklusif berfokus untuk melayani klien-klien swasta dari berbagai skala.
Tag
Berita Terkait
-
PDIP Dengar Kabar Pemerintah Bakal Terbitkan Perppu MD3 untuk 'Goyang' Kursi Ketua DPR RI
-
Hyeri Raih Trofi Rising Star Asia Award di New York Asian Film Festival
-
6 Pemenang Berbeda dalam 12 Seri, Tahun Ini Jadi Musim F1 Paling Seru?
-
Drama 'SKZFLIX' Stray Kids Raih Penghargaan di Festival Film Pendek Asia
-
Beda Respons Aurel Hermansyah dan Mahalini Diberi Gelar Wanita Cantik Indonesia, Ada yang Bahas Kekurangan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai