Suara.com - PLN Mobile aplikasi yang selama ini diketahui khusus keperluan listrik, kini ingin berusaha memperluas citranya menuju gaya hidup modern dengan menyelenggarakan acara Noraebang.
Noraebang merupakan budaya karaoke ala Korea, menjadi pilihan PLN Mobile untuk mendekatkan diri kepada komunitas K-Pop yang semakin berkembang di Indonesia. PLN Mobile melihat tren meningkatnya minat generasi muda, khususnya penggemar K-Pop, sebagai peluang untuk memperkenalkan aplikasinya lebih jauh.
Manager Penjualan dan Kemitraan PLN Mobile, M. Ryan Agung Putra Perdana mengatakan ingin melakukan re-branding, sehingga penggunaan PLN Mobile menuju ke lifestyle.
“PLN Mobile hadir untuk mengajak kepada generasi muda, agar selain dapat melihat lifestyle secara umum, juga mengetahui PLN Mobile-nya. Selama ini kami melihat, segmen PLN Mobile masih generasi milenial. Kami ingin masuk ke generasi baru gen Z, dimana kami melihat Noraebang bisa jadi satu wahana untuk menggaet mereka,” ujar Ryan Agung, dalam Noraebang with Electric Zone, di Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (31/8/2024).
Ryan juga menambahkan, PLN Mobile akan mencoba masuk ke comunity base. Ke depan akan banyak event terkait dengan komunitas-komunitas yang akan diadakan dan diharapkan akan menyentuh komunitas-komunitas lainnya.
Inovasi PLN Mobile sendiri saat ini terus dilakukan yang dimana tadinya hanya mengurusi masalah listrik kini menjadi masalah lifestyle. Saat ini PLN Mobile sudah bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan lainnya misalhnya mengisi pulsa dan kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya.
“Bagi yang sedang men-download PLN Mobile, kami harap terus menggunakan PLN Mobile, karena saat ini PLN Mobile sedang mengadakan program-program royalti dan promosi hingga akhir tahun 2024. Bahkan di akhir tahun 2024, di Desember akan ada undian hadiah berupa mobil listrik yang akan kita undi bagi pengguna PLN Mobile yang aktif menggunakan PLN Mobile,” ucapnya.
Dengan langkah-langkah ini, PLN Mobile berharap dapat terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Pastikan Keandalan Listrik PON XXI Aceh-Sumut 2024, Begini Persiapan PLN
Berita Terkait
-
Akselerasi Transisi Energi, PLN Jalin Kolaborasi Manfaatkan Green Ammonia untuk PLTU
-
PLN Siapkan Dukungan Listrik Andal untuk Indonesia Africa Forum ke-2 di Bali
-
PLN Gelar Kompetisi Light Your Green Action 2024, Jaring Inovasi Hijau Cegah Krisis Iklim
-
PLN IP Manfaatkan Green Ammonia untuk Energi Primer PLTU
-
Pimpin Transformasi Berkelanjutan, Dirut PLN Raih Penghargaan The Prominent CEO of The Year
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS
-
BBM di Shell Kembali Langka? Ini Kata ESDM
-
CORE: Pimpinan OJK yang Baru Harus Berani Tindak Emiten Bermasalah
-
Ramai Spekulasi di Pasar Modal Setelah Pimpinan OJK Mundur Berjemaah
-
Harga Emas Pegadaian Turun di Sabtu 31 Januari
-
Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Punya Pengalaman Danareksa Hingga Pertamina
-
PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025