Suara.com - Momentum Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas menjadi angin segar bagi para pelaku usaha UMKM. Potensi untuk meningkatan penjualan dan meraih keuntungan yang lebih besar dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk turut meramaikan penjualan secara online.
Oleh karena itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga pembiayaan dan pendampingan pelaku usaha ultra mikro di Indonesia memberikan tips raih cuan selama Harbolnas:
1. Optimalkan penggunaan media sosial
Produk UMKM sudah sepatutnya aktif mempromosikan produknya di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Ketiganya efektif untuk memperluas jangkauan pelanggan selama Harbolnas.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary memberikan saran aktivitas yang dapat dilakukan.
“Buat konten menarik seperti video keunikan produk atau live shopping untuk membangun interaksi dengan calon pembeli,” jelasnya.
2. Hadir di berbagai e-commerce
Selain media sosial, e-commerce juga menjadi platform yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau pembeli yang lebih luas. Apalagi e-commerce menawarkan fitur berbelanja yang variatif. Pastikan foto dan deskripsi produk ditulis secara lengkap dan mudah dipahami
3. Tingkatkan pengalaman berbelanja
Berikan pelayanan yang baik dan pengiriman yang tepat waktu. Pelaku UMKM juga perlu membangun komunikasi yang responsif dan persuasif.
“Pengalaman baik yang dirasakan oleh pembeli dapat membuat mereka kembali berbelanja yang tentu berpengaruh terhadap pendapatan,” tambah Dodot.
4. Pastikan kualitas dan persediaan produk cukup
Persiapkan stok produk yang memadai dan pastikan kualitas yang baik. Lakukan pengecekan stok secara rutin dan segera restock produk yang laris manis.
Baca Juga: Antusiasme Para Pelaku Usaha Mengikuti Pasar Lokal UMKM Suara Vol.4
“Bisa juga mempekerjakan tetangga sekitar untuk membantu menyiapkan produk agar tidak kehabisan stok di tengah-tengah ramainya pembeli selama Harbolnas,” ungkap Dodot.
5. Manfaatkan promosi dengan cermat
Diskon dan promosi besar-besaran adalah kunci utama di Harbolnas. Berikan penawaran yang menarik seperti diskon, beli satu gratis satu, atau paket bundling. Namun, tetap perhitungkan margin keuntungan jangan sampai terlalu murah hingga merugi.
Harbolnas menjadi titik balik untuk mendorong lebih banyak pelaku usaha skala rumah tangga untuk bisa memasuki dunia digital dan meraih kesuksesan mengembangkan usaha. Dengan bijak memanfaatkan momentum ini, mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
3 Hari Pameran di Tokyo Produk Handicraft Nasabah PNM Ludes Diserbu Pengunjung
-
Produk Nasabah PNM Ludes Terjual di Negara Matahari Terbit Jepang
-
Dianggap Rugikan Pelaku Usaha, Aturan PP 28/2024 Disorot Karena Minim Partisipasi Publik
-
PNM Bentuk Asosiasi Advokat Usaha Mikro Kecil
-
Antusiasme Para Pelaku Usaha Mengikuti Pasar Lokal UMKM Suara Vol.4
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah