Suara.com - Pelaku industri pelapis atau coating di Asia Pasific bakal berkumpul di RI. Para pelaku industri itu berkumpul dalam wadah pameran Asia Pasific Coating Show yang digelar keempat kalinya.
Setidaknya, ada 230 pelaku industri coating dari 15 negara akan berkumpul dalam pameran tersebut. Pameran itu juga menyuguhkan inovasi serta kerja sama bisnis antar produsen, pemasok bahan baku, distributor, para ahli kimia, SDM formulasi hingga teknisi spesialis dalam satu tempat.
Salah satu produk lokal yang mengikuti pamerian tersebut yaitu Matapel Chemical. Presiden Direktur Matapel Chemical, Handri Gunadi mengatakan, pameran ini menjadi tempat perusahaan untuk memperkenalkan produk baru.
"Serta untuk bertemu dengan pelanggan lama serta calon pelanggan baru kami. Dan merupakan acara yang paling cocok untuk memperkenalkan produk baru," ujarnya seperti dikutip, Kamis (12/9/2024).
Sementara, Direktur Utama PT Mata Pelangi Chemindo, Handri Gunadi mengatakan, dalam rangkaian acara selama 3 hari nanti, Asia Pacific Coatings Show juga akan menghadirkan berbagai kegiatan khusus yang dapat disaksikan oleh peserta.
Misalnya, Asia Pacific Coatings Conference, Business Presentations Hub, dan untuk pertama kalinya akan mengadakan Colour Mixology Competition.
"Diharapkan di tahun 2024 ini, para peserta memiliki kesempatan kembali untuk ber-eksplorasi dengan tren industri baru, sharing knowledge dan yang paling utama adalah jalinan relasi bisnis secara berkelanjutan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham