Suara.com - PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai afiliasi Sub Holding Gas Pertamina, berhasil memborong 6 penghargaan internasional pada Asian Impacts Awards 2024 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of CSR dan Portman Education di Selangor, Malaysia.
Asian Impacts Awards merupakan ajang bergengsi yang memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan di Asia yang telah menunjukkan dampak implementasi program yang signifikan.
Penghargaan internasional tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Pertamina Gas dalam menginisiasi pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan.
Enam penghargaan yang diraih pada Asian Impacts Awards 2024 mencakup empat Penghargaan CSR Leading Impact.
Di antaranya, Kategori Sosial mencakup Operation East Java Area (OEJA) dengan program Kidung Tanggulangin, yang berfokus pada pendampingan pasien ODGJ untuk memulihkan fungsi sosial mereka.
Kemudian, Operation South Sumatera Area (OSSA) dengan program Pusaka Tani, yang berupaya mewujudkan sustainable living melalui pengelolaan sumber daya air di Desa Sidomulyo, Sumatera Selatan.
Selain itu di Kategori Lingkungan, diraih oleh Operation Kalimantan Area (OKA) dengan program Permata Borneo, yang merupakan pemberdayaan masyarakat tani berbasis hutan dan ekologi di Kalimantan dan Operation West Java Area (OWJA) dengan program Perkasa Bumi-Ku, yang menghadirkan inovasi lestari untuk menciptakan ketahanan pangan di wilayah pertanian pesisir Indramayu.
Sementara dua Penghargaan lainnya diraih oleh Corporate Secretary dan Manager Communication, Relations dan CSR Pertagas sebagai CSR Leader Impacts atas komitmennya dalam mendorong inisiatif serta menjalankan program – program Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga berdampak luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Dalam sambutannya, Muhammad Baron, Corporate Secretary Pertamina Gas menyampaikan terima kasih atas pengakuan internasional yang diberikan melalui penghargaan ini.
"Pertamina Gas berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mencapai kemandirian melalui program CSR yang berkelanjutan." Ungkapnya.
Ia pun menambahkan akan terus berupaya menciptakan dampak luas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang layak.
"Kami percaya, dengan kolaborasi dan inisiatif yang tepat, kita dapat mewujudkan multiplier effect yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami.”
Pertamina Gas sebagai perusahaan infrastruktur energi yang memiliki wilayah operasi di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Papua mencatatkan aset di sektor midstream hingga downstream dengan 62 ruas pipa sepanjang 2930 km, dua LPG Plant dengan kapasitas 1.130 ton per hari, terminal regasifikasi dengan kapasitas 400 BBtud dan LNG Hub kapasitas 127.000 M3 sebagai infrasktruktur pendukung penyaluran energi di Indonesia.
Oleh karenanya, Baron juga menekankan komitmen Pertamina Gas dalam Tanggung Jawab Sosial Lingkungan yang menjadi bagian penting dari terwujudnya Social License to Operate (SLO) dalam operasional bisnis perusahaan
"Melalui implementasi program CSR ini, kami mendapatkan legitimasi sosial dari masyakat bufferzone kami" tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik