Suara.com - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), subholding Pelindo menggelar Sail to Indonesia Goes to BMTH dengan mendatangkan puluhan kapal persiar kecil atau Yacht.
SPSL bekerja sama dengan Sail to Indonesia Rally akan mendatangkan lebih dari 30 yacht dari berbagai negara yang untuk pertama kalinya bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali, pada 1-5 Oktober 2024 mendatang.
Hal ini juga dalam rangkaian HUT Pelindo ke-3 di mana SPSL ditunjuk mengelola Bali Maritime Tourism Hub (BMTH),
BMTH sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di mana saat ini sedang dilaksanakan Pengembangan Area I BMTH. Pengembangan Area I BMTH meliputi beberapa zona, yang salah satunya adalah zona marina.
Dalam mengembangkan zona tersebut, SPSL akan bekerja sama dengan mitra yang berinvestasi di atas air dan fasilitas darat seperti yacht club, restoran, dan juga yacht service station yang berstandar internasional.
"Ini tidak hanya menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan sektor maritim nasional dalam mendukung pengembangan pariwisata maritim kepada dunia, tetapi turut menjadi kesempatan luar biasa untuk menunjukkan serta mempromosikan destinasi pariwisata unggulan Indonesia, khususnya di sepanjang pesisir dan kepulauan yang kaya akan budaya dan keindahan alam," ujar , Direktur Utama SPSL, Joko Noerhudha yang dikutip Selasa (24/9/2024).
Joko menuturkan, Yacht yang akan bersandar di Bali tersebut berasal dari berbagai negara antara lain Australia, Perancis, Amerika, Inggris, dan Kanada. Kehadiran yachter akan disambut dengan berbagai hiburan seni budaya, kuliner Indonesia, dan juga pagelaran festival musik.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL yang juga menjadi Ketua Panitia Sail to Indonesia Goes to BMTH, Kiki Mohammad Hikmat, mengatakan berbagai hiburan akan hadir sepanjang rangkaian ulang tahun Pelindo yang diselenggarakan di Bali ini.
Pada hari pertama Sail to Indonesia Goes to BMTH, 2 Oktober 2024, terdapat Local Band Fest yang menyajikan band-band asal Bali. Rangkaian acara dimulai dengan Welcoming Yachter dengan disambut penampilan Tari Puspanjali.
Baca Juga: 295 Hektar Lahan Mangrove Kena Rehabilitasi Pelindo
Pada malam harinya akan digelar gala dinner untuk para yachter yang direncanakan akan hadir jajaran menteri antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Di hari selanjutnya, 3 Oktober 2024, akan berlangsung Food & Culture Festival dan juga Local Band Festival. “Aneka produk makanan, minuman, dan produk UMKM kami sajikan di acara ini, sambil diiringi hiburan dari band-band lokal dari Bali untuk memberikan kemeriahan bagi para pengunjung,” ujar Kiki.
Di hari terakhir pada 4 Oktober 2024 atau puncak dari rangkaian acara Sail to Indonesia Goes to BMTH adalah hadirnya Benoa Port Jazz & Culture Fest.
"Kami berharap acara ini dapat menghibur dan memberikan warna tersendiri bagi masyarakat sekitar Bali. Dan yang terpenting, kesuksesan seluruh rangkaian acara bisa memberikan manfaat secara sosial, ekonomi, dan mengandung nilai kultural bagi Bali," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun