Suara.com - Video razia yang dilakukan massa di salah satu restoran masakan padang viral di media sosial karena dianggap berlebihan. Aksi yang diduga dilakukan Ormas Perhimpunan Rumah Makan Padang Cirebon (PRMPC) ini lantas turut menyeret organisasi Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM).
IKM sendiri makin disorot usai organisasi itu memberikan lisensi kepada Rumah Makan Padang Resmi untuk menjaga keaslian masakan yang ditawarkan.
Hal ini kian jadi sorotan usai adanya laporan sejumlah orang yang melakukan razia di restoran Padang. Mereka juga terlihat menempelkan stiker atau label yang mengklaim restoran terkait menjual masakan padang otentik.
Daftar Pengurus IKM
Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang dijabat oleh tokoh-tokoh penting dengan reputasi yang cukup besar. Beberapa nama dan jabatan mereka antara lain:
- H. Irman Gusman sebagai Ketua Dewan Pengawas
- Dr. Anwar Abbas sebagai Ketua Dewan Pembina
- Dr. Karni Ilyas sebagai Dewan Penasehat
- Dr. Fadli Zon sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang
- H. Andre Rosiade sebagai Ketua Harian
- Ir. Nefri Hendri sebagai Sekretaris Jenderal
Pengurus ini dilantik secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat di gedung DPR-RI Senayan, Jakarta, pada 21 Juli 2017 lalu.
Tanggapan Andre Rosiade
Terait video yang viral terseut, Andre Rosiade, seorang politisi sekaligus pengurus DPP IKM, memberikan tanggapan. Ia menyatakan bahwa razia terhadap restoran Padang yang tidak dimiliki oleh orang Minang adalah tindakan yang tidak benar.
Baca Juga: Harga Motor Rp 1 Jutaan Milik Fadli Zon di Pasar Motor Bekas Selisih Hampir 400 Persen, Kok Bisa?
Ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak untuk berjualan nasi Padang, mengingat nasi Padang merupakan bagian dari kekayaan kuliner Indonesia. Ia menekankan bahwa tidak seharusnya ada larangan bagi orang di luar tanah Minang untuk berjualan nasi Padang.
Lisensi yang dikeluarkan oleh IKM dapat diperoleh tanpa biaya, asalkan cita rasa masakan yang disajikan sesuai dengan ciri khas masakan Padang. Dengan demikian, lisensi ini lebih fokus pada cita rasa dan kualitas masakan daripada pemilik atau pengelola rumah makan tersebut.
Dalam wawancara, Andre menegaskan bahwa tidak boleh ada razia terhadap restoran Padang, baik yang dimiliki orang Minang maupun bukan. Ia menyatakan bahwa masakan Padang telah menjadi ciri khas kuliner Indonesia yang dikenal luas.
Andre juga meminta agar polemik ini dihentikan dan tidak diperpanjang, serta menekankan bahwa isu lisensi tersebut tidak benar jika dianggap berbayar. Lisensi tersebut diberikan secara gratis dan bertujuan untuk menjaga cita rasa masakan Padang, bukan untuk melarang orang di luar masyarakat Minang untuk berjualan.
Kasus ini sebelumnya viral setelah aksi razia oleh Ormas Perhimpunan Rumah Makan Padang Cirebon (PRMPC) terhadap rumah makan yang pemiliknya bukan berasal dari Padang.
Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Cirebon, yang membantu kedua belah pihak mencapai kesepakatan bersama untuk menghentikan penggunaan istilah 'Padang Murah' demi menghindari persepsi negatif terhadap rumah makan Padang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak
-
Penunggak Pajak Jumbo Baru Setor Rp 13,1 T dari Total Rp 60 T
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?
-
Harga Beras SPHP Semua Wilayah Rp 12.500 per Kg, Pengecer Untung?
-
DJP Ungkap Kasus Faktur Pajak Fiktif, Rugikan Negara Rp 170 Miliar
-
Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam
-
IHSG Gagal Tembus Level 9.000, Investor Panik Langsung Buru-buru Lego Saham
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen