Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah membuka pemesanan tiket kereta api untuk libur natal dan tahun baru (Nataru) mulai hari ini. Pemesanan tiket ini untuk keberangkatan tanggal 22 Desember 2024.
Dan untuk esok hari, Jumat, 8 November 2024, pelanggan dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 23 Desember 2024, dan seterusnya mengikuti pola pemesanan H-45.
Vice President of Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta seluruh channel resmi lainnya.
"Kami mengimbau para pelanggan agar teliti memastikan tanggal keberangkatan, rute perjalanan, dan data diri diinput dengan benar saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan anda dengan baik, termasuk memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun agar terhindar dari keterlambatan," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Kamis (7/11/2024).
Anne juga menjelaskan bahwa KAI terus berinovasi untuk meningkatkan layanan penumpang. Salah satu inovasi terbaru adalah penerapan sistem waiting room atau antrean online dalam proses pembelian tiket kereta api jarak jauh melalui aplikasi Access by KAI dan situs booking.kai.id.
Sistem waiting room ini membantu mengelola aliran pemesanan tiket secara lebih terorganisir, terutama saat trafik pemesanan tinggi, seperti pada periode Lebaran atau Natal dan Tahun Baru. Fitur ini memastikan aplikasi dan situs KAI tetap stabil, sehingga pengguna dapat memesan tiket dengan lebih adil dan teratur.
Ketika pelanggan mengakses aplikasi atau situs KAI selama periode sibuk, mereka akan masuk ke dalam waiting room dan mendapatkan nomor antrean. Pengguna kemudian perlu menunggu giliran untuk bisa mengakses sistem pemesanan tiket. Waktu tunggu ini akan bervariasi tergantung jumlah pengguna yang online pada saat itu.
"KAI mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan liburan untuk memesan tiket kereta api jauh – jauh hari, terutama untuk tanggal keberangkatan favorit, agar tidak kehabisan tiket. Liburan Nataru kali ini akan memberikan pengalaman yang lebih istimewa dengan hadirnya kereta New Generation yang menawarkan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang lebih baik," imbuh Anne.
Baca Juga: 117 Teknisi Perawatan Sarana KAI Selesaikan Diklat Modul Perawatan Sarana Perkeretaapian Berbasis MI
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun