Suara.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali mengumumkan pemberlakuan potongan tarif tol sebesar 10 persen untuk perjalanan di tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta. Diskon ini akan berlaku pada arus balik libur Tahun Baru 2025, mulai tanggal 3 Januari 2025 pukul 05.00 WIB hingga 4 Januari 2025 pukul 05.00 WIB.
“Sama seperti potongan tarif yang berlaku pada tanggal 28 Desember 2024, potongan tarif tol sebesar 10 persen ini mulai diterapkan pada 3 Januari tepat pukul 05.00 WIB,” ujar Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, di Jakarta, Jumat (3/1/2024).
Penting untuk dicatat bahwa potongan tarif ini hanya berlaku untuk transaksi menggunakan uang elektronik. Oleh karena itu, pengguna jalan diharapkan untuk memastikan saldo uang elektronik mereka cukup sebelum memulai perjalanan dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Gerbang Tol Cikampek Utama.
Ria menambahkan, potongan tarif ini merupakan yang terakhir dalam periode libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025. "Kami berharap pengguna jalan dapat memanfaatkan potongan tarif 10 persen ini sebagai alternatif untuk perjalanan kembali ke Jakarta," katanya.
Berikut adalah rincian potongan tarif untuk perjalanan dari Gerbang Tol Kalikangkung di Jalan Tol Batang-Semarang menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek:
- Kendaraan Golongan I: dari Rp434.500 menjadi Rp391.050, dengan potongan tarif sebesar Rp43.450.
- Kendaraan Golongan II dan III: dari Rp671.000 menjadi Rp603.900, dengan potongan tarif sebesar Rp67.100.
- Kendaraan Golongan IV dan V: dari Rp883.500 menjadi Rp795.150, dengan potongan tarif sebesar Rp88.350.
PT JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi. Pengisian bahan bakar dan membawa bekal juga disarankan untuk menghindari kepadatan di rest area.
Selalu berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan ikuti arahan dari petugas di lapangan.
Pengguna jalan tol juga disarankan untuk memperbarui informasi perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy 4.4 dan menghubungi One Call Center Jasa Marga Group di nomor 14080 untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini.
Baca Juga: Mau Dapat Diskon Token Listrik 50 Persen, Ini Cara Beli dan Syaratnya
Berita Terkait
-
Katalog Promo JSM Indomaret, Superindo, TipTop Periode 3-5 Januari 2025
-
Diskon Listrik PLN 50 Persen Sampai Kapan?
-
Cara Nikmati Diskon Listrik 50% untuk 900 VA, Berapa Potongannya?
-
SERBU! Promo Alfamart JSM Terbaru 3-5 Januari 2025! Ada Apa Aja Sih?
-
Derita Warga Akibat Proyek Hutama Karya: 10 Rumah Rusak Lantaran Pembangunan Tol
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi