Suara.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini meluncurkan koin kripto meme bernama $TRUMP, menjelang pelantikannya yang dijadwalkan pada 20 Januari 2025.
Peluncuran ini dilakukan pada 18 Januari dan langsung memicu reaksi beragam dari komunitas kripto. Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut koin tersebut sebagai "meme resmi terbaru" dan mengajak pendukungnya untuk "Bersenang-senang!"
Koin $TRUMP diluncurkan oleh CIC Digital, afiliasi dari Trump Organization, dan saat pertama kali diperkenalkan, harga koin ini mencapai sekitar $7.
Namun, dalam waktu singkat, harga koin melonjak hingga hampir $70 sebelum mengalami penurunan drastis setelah peluncuran koin meme oleh Ibu Negara Melania Trump.
Saat ini, jumlah koin yang beredar mencapai 200 juta, dengan rencana untuk meningkatkan total suplai menjadi 1 miliar dalam tiga tahun ke depan.
Meme coin adalah jenis cryptocurrency yang sering kali dimulai sebagai lelucon dan memiliki nilai yang sangat fluktuatif. Koin-koin ini sering kali menjadi sasaran penipuan karena harganya dapat di-pump sebelum ditinggalkan oleh para investor yang tidak berhati-hati.
Beberapa penggemar kripto menyambut baik peluncuran koin ini sebagai simbol dukungan Trump terhadap industri kripto yang merasa tertekan di bawah pemerintahan Biden. Namun, banyak kritik muncul dengan anggapan bahwa langkah ini hanya merupakan upaya untuk meraup keuntungan pribadi.
Dikutip via AP News, langkah Trump justru membuat khawatir para pengamat karena dapat merusak upaya untuk melegitimasi cryptocurrency di pasar yang lebih luas.
Nic Carter, seorang investor kripto dan pendukung Trump, menyatakan bahwa langkah ini dapat membuat masyarakat melihat cryptocurrency sebagai "sebuah kasino" daripada sebagai aset serius.
Baca Juga: Auto-Follow Trump? Pengguna Facebook dan Instagram Kaget Setelah Pelantikan!
Sementara itu, Trump juga mengumumkan pembentukan tim tugas baru di SEC untuk mengatur industri kripto secara lebih bijaksana. Dia berjanji akan menciptakan cadangan bitcoin di AS dan menerapkan regulasi yang lebih ramah terhadap industri ini.
Namun, dengan peluncuran koin meme ini, banyak yang mempertanyakan apakah Trump dapat melaksanakan reformasi yang diperlukan tanpa merusak reputasi industri kripto lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Operasi Besar-besaran, Ratusan Imigran Ilegal Ditangkap di AS
-
China Siap Perkuat Kerja Sama BRICS di Tengah Ancaman Tarif Trump
-
Masih Remaja, Barron Trump Kantongi Kekayaan Rp 1.300 Triliun
-
Heboh, Trump Mau Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Netizen: Tukar Jokowi Aja!
-
Terusan Panama Bukan Hadiah AS, Tegas Presiden Panama di Davos
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina