Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) fokus menyelesaikan transformasi bisnis untuk menggenjot kinerja di tahun 2025. Transformasi ini telah dilakukan perseroan sejak 2022 lalu.
VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko mengungkapkan, di tahun 2025 ini, Telkom akan lebih fokus pada eksekusi dari strategi yang telah dirancang.
"Jadi, kita masih melanjutkan transformasi yang memang sudah digagas selama tiga tahun terakhir, dan khusus 2025 kita akan lebih fokus kepada eksekusi," ujar saat ditemui di Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Salah satu langkah strategis yang telah berhasil dijalankan adalah integrasi layanan IndiHome ke Telkomsel melalui Fixed Mobile Convergence (FMC).
"Tujuannya supaya Telkomsel fokus ke B2C dan Telkom sebagai induk fokus ke B2B," jelas Andri.
Selain itu, Telkom juga tengah mengoptimalkan infrastruktur fiber optik yang telah mencapai panjang fantastis, yakni 173 ribu kilometer.
"Dengan pembentukan Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), kami ingin unlock value dari infrastruktur ini untuk lebih optimal," beber Andri.
Tak hanya itu, Telkom juga serius menggarap bisnis data center. Andri menyampaikan, Telkom saat ini telah memiliki satu data center hyper di Cikarang, dan sedang membangun yang lain di Batam.
Andri berharap transformasi ini mampu mendorong Telkom menjadi perusahaan digital terdepan yang memberikan layanan inovatif untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan mendukung ekosistem digital Indonesia.
"Dengan memperkuat bisnis data center dan layanan digital lainnya, kami ingin mendukung transformasi digital di Indonesia dan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin kompleks," pungkas Andri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana