Suara.com - Kontroversi terkait pagar laut terus berlanjut, dan belakangan nama Sugianto Kusuma alias Aguan semakin sering terdengar. Dikabarkan bahwa ia menjadi salah satu pemegang saham dari perusahaan yang akan diperkarakan.
Aguan dikenal sebagai salah satu konglomerat yang ada di Indonesia, yang sempat pula muncul ketika pembangunan IKN beberapa waktu lalu. Ia juga merupakan pengusaha besar yang memiliki banyak jenis bisnis dan harta kekayaan bernilai tinggi.
Sekilas Mengenai Daftar Saham Aguan Apa Saja
Dilansir pada salah satu artikel di situs theeconompost.com, cukup banyak saham yang tercatat terafiliasi dengan Aguan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
- PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), merupakan salah satu perusahaan pengembang properti yang fokus pada kawasan terpadu di PIK. Cakupan proyeknya adalah hunian, pusat perbelanjaan, area komersial, dan fasilitas hiburan.
- PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), merupakan anak usaha PANI yang bergerak di bidang real estate dan aktivitas perusahaan holding. Telah mengumumkan rencana IPO dengan target sebesar Rp2,3 triliun pada 13 Januari 2025 lalu.
- PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), tercatat di BEI sejak 8 Agustus 2023 lalu, dan merupakan perusahaan distribusi perangkat telekomunikasi dan produk lifestyle. Bisnisnya juga diketahui meluas ke sektor periklanan melalui AIM, anak usaha baru yang didirikan bersama PT Kukuh Mandiri Lestari (KML).
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), perusahaan ini bergerak di bidang ritel dan distribusi perangkat elektronik. Berdiri pada 1996 lalu, ERAA mengakuisisi Teletama Arta Mandiri (TAM) pada 2011, dan melantai di BEI pada akhir 2011.
- PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), bergerak di bidang perbankan, pengelolaannya berkongsi dengan pengusaha Tommy Winata.
- PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD), melantai di BEI sejak 1984 lalu, perusahaan ini jadi salah satu bisnis yang mempelopori pembukaan saham ke publik.
Kasus Pagar Laut
Terkait dengan kasus pagar laut yang belakangan viral, ternyata dua perusahaan yang mengantongi hak guna bangunan atau HGB di wilayah pagar laut masih terafiliasi dengan Agung Sedayu Group milik Aguan. Kedua perusahaan ini adalah PT Cahaya Inti Sentosa dan PT Intan Agung Makmur.
PT Cahaya Inti Sentosa adalah anak usaha dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK 2), sementara PT Intan Agung Makmur terafiliasi dengan grup besar tersebut setelah diketahui jabatan direksi dan komisaris yang ada di dalamnya diisi oleh orang-orang dekat dari Aguan.
Kasus yang terjadi ini jelas merugikan perusahaan dari sisi bisnis, sebab diketahui nilai saham perusahaan yang terafiliasi ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Itu tadi sekilas beberapa saham Aguan apa saja yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini, semoga berguna.
Baca Juga: Janji Lanjutkan Laporan Samad Cs Soal Aguan Terkait Pagar Laut, KPK: Jadi Pengayaan Kami
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026
-
Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya