Suara.com - PT Bank Permata Tbk (BNLI) semakin menunjukkan agresivitasnya dalam menggarap pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Langkah teranyar bank swasta terkemuka ini adalah menjalin kemitraan strategis dengan pengembang properti prestisius, Bukit Nirmala PIK2.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat memiliki hunian impian di salah satu kawasan elit yang tengah berkembang pesat di utara Jakarta tersebut.
Sebagai wujud nyata dari sinergi ini, Bukit Nirmala PIK2 bersama Bank Permata menggelar acara customer gathering eksklusif pada hari Minggu, 27 April 2025. Bertempat di Marketing Gallery Pasir Putih PIK2 yang megah, acara ini menjadi platform interaktif yang tidak hanya memperkenalkan unit-unit hunian terbaru di Bukit Nirmala, tetapi juga secara gencar mensosialisasikan kemudahan pembiayaan KPR melalui skema menarik dari Bank Permata.
Edwin Santoso perwakilan Bank Permata mengatakan melalui kerja sama yang saling menguntungkan ini, pihaknya secara khusus menawarkan kemudahan KPR bagi para calon pembeli properti di Bukit Nirmala.
"Keuntungan yang ditawarkan pun tidak main-main, meliputi diskon sebesar 15% dari harga properti dan hadiah langsung berupa logam mulia seberat 5 gram bagi nasabah yang melakukan transaksi hingga tuntas melalui akad kredit paling lambat tanggal 30 April 2025," kata Edwin dalam keterangannya dikutip Selasa (29/4/2025).
Menurut dia daya pikat Bukit Nirmala sebagai pilihan hunian premium tidak hanya terletak pada desain arsitektur yang menawan dan kualitas bangunan yang terjamin, tetapi juga pada lokasi strategisnya yang tak tertandingi. Berada di kawasan paling depan PIK2, Bukit Nirmala menawarkan aksesibilitas yang sangat baik ke berbagai fasilitas utama dan infrastruktur penting. Konektivitas tanpa batas terjamin berkat jaringan tol dalam dan luar kota yang berada sangat dekat dengan kawasan hunian ini.
Lebih dari itu, Bukit Nirmala juga berada dalam jangkauan yang nyaman dari Central Business District (CBD) PIK2 yang tengah bertransformasi menjadi pusat bisnis dan komersial baru di utara Jakarta. Keberadaan Menara Syariah yang ikonik di kawasan CBD semakin memperkuat nilai investasi dan daya tarik Bukit Nirmala sebagai lokasi hunian yang strategis untuk masa depan. Dengan demikian, para penghuni tidak hanya menikmati kenyamanan tinggal di lingkungan yang eksklusif, tetapi juga kemudahan akses ke pusat aktivitas ekonomi dan bisnis.
Dalam sesi itu Edwin memaparkan secara detail mengenai program PinterPoin dari Bank Permata. Program loyalitas inovatif ini memungkinkan nasabah Bank Permata untuk mengumpulkan poin dari berbagai transaksi perbankan, mulai dari transaksi kartu kredit, debit, hingga pembayaran tagihan.
Menurutnya keunggulan PinterPoin yang sangat relevan bagi para calon pembeli properti adalah fleksibilitas poin yang terkumpul.
Baca Juga: KPR Bikin Pusing? Simulasi BRI Ini Bisa Jadi Penyelamat
"Nasabah dapat menukarkan poin PinterPoin mereka untuk berbagai kebutuhan gaya hidup, dan yang paling menarik, dapat digunakan sebagai bagian dari pembayaran atau down payment (DP) untuk pembelian properti, termasuk hunian di Bukit Nirmala. Hal ini tentu menjadi daya tarik tambahan yang signifikan, semakin mempermudah impian memiliki rumah idaman di kawasan elit PIK2," papar Edwin.
Kerja sama antara Bank Permata dan Bukit Nirmala PIK2 ini merupakan sinergi yang kuat antara sektor perbankan dan properti. Bank Permata dengan produk KPR unggulannya memberikan solusi pembiayaan yang mudah dan terjangkau, sementara Bukit Nirmala menawarkan hunian berkualitas tinggi dengan lokasi strategis dan fasilitas lengkap. Kombinasi ini menciptakan peluang emas bagi masyarakat yang mendambakan hunian eksklusif di kawasan premium PIK2.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT
-
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor
-
Ekonomi Digital RI Makin Gurih, Setoran Pajak Tembus Rp47,18 Triliun