Suara.com - Dalam pemeringkatan independen yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tahun 2025, Peruri kembali berhasil mempertahankan peringkat tertinggi Triple A (AAA) dengan kategori Superior.
Dalam pengumuman resmi dari Pefindo tahun 2025, Peruri sukses mempertahankan peringkat kredit tertinggi, Triple A (AAA). Capaian gemilang ini semakin mengukuhkan posisi Peruri sebagai entitas bisnis dengan fundamental yang sangat kuat dan prospek keuangan yang stabil.
Peringkat AAA dari Pefindo, lembaga pemeringkat independen terkemuka di Indonesia, merupakan validasi independen atas kinerja solid dan tata kelola perusahaan yang baik di Peruri. Hasil pemeringkatan ini didasarkan pada evaluasi mendalam dan komprehensif terhadap berbagai aspek, termasuk data dan informasi perusahaan, serta Laporan Keuangan Audited Peruri per 31 Desember 2024.
Lebih lanjut, hasil stand-alone rating dan final rating yang diberikan Pefindo secara jelas menunjukkan bahwa Peruri memiliki kemampuan operasional bisnis yang mandiri. Perusahaan mampu menjalankan roda bisnisnya tanpa memerlukan dukungan finansial maupun non-finansial yang signifikan dari pemegang saham, sebuah indikator kemandirian dan ketahanan finansial yang luar biasa.
Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, menyambut baik capaian prestisius ini dengan rasa syukur yang mendalam. "Alhamdulillah, Peruri kembali mendapatkan kepercayaan tinggi dengan mempertahankan peringkat AAA. Ini menjadi bukti bahwa fondasi keuangan dan bisnis Peruri semakin kokoh, sekaligus menunjukkan kesiapan kami untuk terus melayani kebutuhan negara dan pelanggan dengan inovasi dan integritas," ungkap Dwina dalam keterangan resminya, Selasa (29/4/2025).
Keberhasilan Peruri dalam mempertahankan peringkat AAA di tahun 2025 ini semakin istimewa mengingat perusahaan baru pertama kali mengikuti pemeringkatan Pefindo pada tahun sebelumnya, yaitu 2024. Pada debutnya tersebut, Peruri langsung menggebrak dengan meraih peringkat AAA, dan kini, di tahun kedua, konsistensi kinerja unggul ini kembali terbukti. Prestasi ini secara signifikan mempertegas posisi Peruri sebagai entitas bisnis yang stabil, terpercaya, dan berkelanjutan di mata para pemangku kepentingan.
Peringkat AAA dari Pefindo bukan hanya sekadar simbol prestise, namun juga memiliki implikasi positif yang luas bagi Peruri. Peringkat ini akan meningkatkan kepercayaan para mitra bisnis dan investor, mempermudah akses pendanaan dengan biaya yang lebih kompetitif, serta memperkuat reputasi perusahaan di kancah nasional maupun internasional.
Di balik fundamental bisnis yang kokoh, Peruri terus berinovasi dan bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman. Dengan mengusung empat pilar teknologi utama, yaitu Banknote Printing Technology, Security Printing Technology, Digital Security Technology, dan Government Technology, Peruri menunjukkan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyediakan solusi teknologi berstandar tinggi.
Keempat pilar teknologi ini mencerminkan visi Peruri untuk tidak hanya menjadi perusahaan percetakan uang semata, namun juga menjadi pemimpin dalam solusi keamanan terintegrasi. Mulai dari teknologi pencetakan uang kertas yang semakin canggih dan aman, solusi dokumen keamanan untuk berbagai kebutuhan negara, teknologi keamanan digital untuk era transformasi digital, hingga solusi teknologi pemerintahan yang mendukung efisiensi dan transparansi.
Baca Juga: Suruh Wartawan Keluar, Prabowo Tunjuk Para Bos BUMN Malas dan Koruptif: Saya Minta Ganti!
Keberhasilan mempertahankan peringkat AAA di tahun 2025 ini menjadi landasan yang semakin kokoh bagi Peruri dalam menyongsong masa depan sebagai perusahaan teknologi high security bertaraf global. Dengan fundamental bisnis yang terbukti kuat, inovasi teknologi yang terus dikembangkan, dan komitmen untuk melayani negara dan pelanggan dengan integritas, Peruri berada di jalur yang tepat untuk mencapai visinya tersebut.
"Fundamental bisnis yang kuat menjadi modal utama Peruri untuk terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat," pungkas Dwina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia
-
BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas
-
Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta
-
WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus
-
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa
-
Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan